Giat Coffee Morning Kalapas IIB dan Tim Media Kuansing

Giat Coffee Morning Kalapas IIB dan Tim Media Kuansing

CYBER88 | Kuansing - Giat Coffee Morning dengan sejumlah wartawan Kepala Lembaga Pemasyarakatan kelas II B Teluk Kuantan yang Baru Bedjo, SH MH di dampingi KPLP Adino Octalaperta, SH beberkan program prioritas  Riau, Jumat (14/1/22).

Salah satu program prioritas yang di beberkan Kalapas Bedjo,SH dalam bincang - bincangnya, akan berupaya memperjuangkan dibangunnya bangunan  Lapas yang baru dapat segera teratasi.

Saat ini kata Bedjo melalui KPLP Aldino Octalaperta, SH fasilitas  kamar untuk Narapidana hanya berjumlah 11 kamar, yang menampung Narapidana sebanyak 396 orang. Jumlah Narapidana di Lapas kelas II B Teluk Kuantan termasuk over kapasitas," katanya.

"Saat ini, Narapidana penghuni lapas kelas II B sudah sangat berdesak - desakan, kalau saya perkirakan, dalam semalam Narapidana itu hanya bisa tidur 2 sampai 3 jam saja, hal itu akibat penghuni kamar yang sudah tidak ideal," ungkap Bedjo sebagai mana di sampaikan KPLP Aldino Octalaperta,SH.

Untuk mengatasi hal itu, Pihak Lapas telah berkomunikasi dengan Pemda Kuansing dalam membicarakan tentang penyediaan lahan untuk Lapas yang baru.

Pemda Kuansing katanya telah ada menghibahkan tanah untuk pembangunan Lapas Teluk Kuantan yang berlokasi di daerah Sinambek Kelurahan Sei. Jering Teluk Kuantan, namun, kondisi tanah yang berbukit, perlu adanya pematangan lahan yang Kami perkirakan memakan anggaran yang cukup besar. Sehingga, persoalan lahan masih menjadi kendala untuk membangun lapas Teluk Kuantan yang baru," kata Aldino KPLP Lapas Teluk Kuantan.

Untuk itu, Kepala Lapas yang baru kata Aldino, akan melakukan komunikasi dengan pihak Pemda Kuansing, untuk membantu solusi terkait pengadaan lahan yang baru, agar kedepan Narapidana Lapas Teluk Kuantan dapat menjalani masa hukumannya dengan fasilitas yang memadai.

"Narapidana itu, kebanyakan orang tempatan Kuantan Singingi, mereka tentu perlu tempat yang memadai, kalau sekarang tempatnya kita bilang sudah sangat over kapasitas,  semoga kedepan ada solusi untuk lahan dan bangunan yang baru," ucap Aldino

Saat ini ungkap Aldino, fasilitas Kamar untuk Narapidana  paling besar berukuran  7 kali  6 meter, dan 5 kali 6 meter ada 3 kamar, selebihnya itu berukuran 3 kali 2 meter.

Jika di bandingkan dengan kapasitas ideal kata Aldino, jumlah penghuni untuk satu kamar berjumlah 53 orang, sekarang sudah melebihi itu, bahkan sudah over over kapasitas sekali, terpadat nomor dua setelah Lapas Bagan Siapi - api Kabupaten Rohil," katanya.

Belum lagi Kamar untuk Narapidana Perempuan kata aldino, kamar hunian Narapidana perempuan dengan ukuran 3 x 1,5 meter, idealnya diisi 5 orang Narapidana, sekarang diisi sebanyak 15 orang," katanya.

Melalui coffee morning ini, selaku  KPLP mewakili Kepala Lapas Teluk Kuantan, mengajak teman - teman media untuk membantu mendorong untuk penyediaan lahan Lapas kelas IIB dapat segera teratasi.

"Mari sama - sama kita dukung program prioritas Kalapas, untuk memperjuangkan beridirnya bangunan lapas yang lebih ideal dan memadai," ucapnya.

Komentar Via Facebook :