Memilukan, Dua Santriwati Jadi Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Tendik Di Pondok Pesantren

Memilukan, Dua Santriwati Jadi Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Tendik Di Pondok Pesantren

CYBER88 | SIAK - Dunia pendidikan tercoreng, dikabarkan dua orang santriwati berinisial I dan S, menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh oknum tenaga pendidik di salah satu Pondok Pesantren MF di Desa Maredan Barat, Tualang, Siak. Informasi yang layak dipercaya, kasus tersebut tidak sampai bergulir ke pihak yang berwajib dikarenakan kedua pihak yakni oknum pelaku dan korban sepakat berdamai.

"Benar ada dua korbannya. Tetapi mereka sudah berdamailah. Ada juga pengacara yang ikut memediasi permasalahan tersebut," kata sumber sambil meminta namanya tidak dicantumkan, Senin (28/11/2022).

Oknum pelaku kata sumber berinisial AHR, tak lain adalah seorang guru jurusan olahraga.

"Ya benar dia diduga pelakunya AM. AM kabarnya melecehkan dua santri itu dengan cara menciuminya," sambung sumber.

Pimpinan Pondok Pesantren MF saat dikonfirmasi membenarkan kedua pihak telah didamaikan 

"Alhamdulillah, sudah ada perdamaian. 
Trims banyak  sudah peduli dan berempati kepada kami," kata pimpinan ponpes.

Sumber lainnya menyebutkan kronologis peristiwa berawal dari sang istri terduga pelaku sakit. Kemudian, terduga pelaku meminta bantuan beberapa orang santriwati untuk ikut menjaga istrinya. Disitulah terduga oknum pelaku meminta dua orang santriwati melucuti pakaian hingga bugil. Sayang, aksi bejat terduga pelaku gagal, salah seorang santriwati melarikan diri dan menjerit. 

Pasca kejadian setelah dua pekan lalu, terduga pelaku dikabarkan hijrah ke Kota Medan. Sang istri memilih pulang ke rumah orangtuanya.

"Benar pak, gak ada lagi pak disini. Dan, istrinya sudah pulang kerumah orangtuanya, mungkin karena masalah ini pak," ujar salah seorang Santri dan meminta namanya tidak dicantumkan.


Komentar Via Facebook :