Tingkatkan Kompetensi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Gelar Pelatihan Guru Bimbingan Dan Konseling Jenjang SMK.

Tingkatkan Kompetensi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Gelar Pelatihan Guru Bimbingan Dan Konseling Jenjang SMK.

CYBER88 | Samarinda. -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur yang di wakili oleh kepala bidang guru dan ketenagaan (GTK), Armin secara resmi membuka kegiatan pelatihan untuk para guru Bimbingan dan Konseling jenjang SMK di wilayah provinsi Kalimantan Timur pada Senin (27/5/2024) kemarin di Hotel Aston Kota Samarinda. Pelatihan ini dilaksanakan kurang lebih selama seminggu dimulai pada hari Senin hingga Jumat (27 - 31 Mei 2024) dan diikuti sebanyak 40 guru BK.

Dalam sambutan Kadisdikbud Kaltim yang dibacakan oleh Kabid GTK, dikatakan bahwa tantangan peserta didik di masa depan semakin ketat, untuk itu diperlukan peranan dari guru BK dalam mendampingi dan membantu peserta didik agar dapat mengenal diri, memfasilitasi perkembangan dan pertumbuhan, serta pengembangan potensi dan minat secara optimal.

Menurut Armin, Asesmen yang dilakukan oleh guru BK pada saat awal masuk sekolah atau pembelajaran merupakan hal yang krusial dan penting sebab dari asesmen akan membantu guru BK dalam mengidentifikasi kebutuhan peserta didik ketika jika nantinya ditemukan kesulitan dalam proses belajar mengajar oleh peserta didik di sekolah. Dikatakan pula bahwa kegiatan pelatihan ini rencananya tidak hanya untuk guru BK di SMK saja tapi secara bertahap akan di laksanakan secara menyeluruh baik SMK dan SMA di wilayah Kalimantan Timur.

Kegiatan pelatihan ini berkolaborasi dengan  pengurus daerah asosiasi bimbingan dan konseling provinsi Kalimantan Timur (PD ABKIN Kaltim) yang menghadirkan 4 narasumber dalam memberikan materi pelatihan guru guru BK. Rudy Hendro Purnomo selaku ketua umum PD ABKIN Kaltim mengapresiasi pelaksanaan pelatihan ini yang diselenggarakan oleh Disdikbud Kaltim dimana ini merupakan bentuk perhatian Dinas Pendidikan dan kebudayaan dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas di bumi Kalimantan Timur.

Adapun beberapa materi pelatihan yang diangkat seperti harmonisasi peran organisasi profesi, dinamika bimbingan dan konseling di sekolah, pengenalan struktur organisasi dan kode etik, peran guru BK di sekolah inklusi, penelitian dan publikasi bimbingan dan konseling, asesmen untuk anak berkebutuhan khusus, serta penyusunan perangkat modul ajar di SMK.

Dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Kalimantan Timur mengharapkan setelah mengikuti kegiatan pelatihan ini, guru BK mampu mengimbaskan hasil dari pelatihan ini ke guru guru BK lainnya sehingga pelaksanaan dan penerapan layanan BK disekolah masing-masing dapat berjalan dengan baik,” Ujarnya. (rhp)

Komentar Via Facebook :