Pengawas SPBU 34.454.18 Klarifikasi Soal Adanya Tudingan Bahwa Pihaknya Kerjasama dengan Oknum Pengepul BBM Bersubsidi

Pengawas SPBU 34.454.18 Klarifikasi Soal Adanya Tudingan Bahwa Pihaknya Kerjasama dengan Oknum Pengepul BBM Bersubsidi

CYBER88 | Majalengka -- Marhadi, Pengawas SPBU 34.454.18. yang berada l di jalan raya Cirebon - Bandung Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka Jawa Barat mengklarifikasi soal adanya tudingan dari masyarakat bahwa pihaknya melakukan kerjasama dengan salah satu oknum masyarakat yang mencoba mencari keuntungan dengan menjual BBM bersubsidi menggunakan modus mengisi Tanki motor besar seperti diberitakan sebelumnya.

Ia pun menandaskan bahwa pihaknya sudah menjalankan SPBU sesuai dengan Prosedur dan secara optimal dalam melayani para Konsumen untuk Pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dia kelola.

"Kami selalu malkukan pelayanan terhadap masyarakat yang membutuhkan BBM secara optimal dan sesuai dengan prosedur yang berlaku, "Ucap Marhadi pada Cyber88.co.id di Kantornya, Senin (1/7/2024).

Sebagai Pengawas di SPBU, Marhadi mengatakan bahwa tugasnya yakni mengawasi para operator supaya tetap melaksanakan SOP dalam pelayanan kepada masyarakat yang menjadi Konsumen di SPBU tersebut.

"Berbagai Jenis Kendaraan  yang kami layani sesuai ketentuan Seperti Dump Truk dan Kendaraan lainnya, termasuk kendaraan Roda Dua berbagai jenis termasuk motor sport yang tentunya sesuai dengan aturan, " ujarnya kembali menandaskan.

Marhadi menyebutkan, jenis BBM yang dijual di SPBU yang dikelolanya yakni, Jenis yang Bersubsidi pertalite, bio solar dan yang non subsidi, Pertamax, pertamak turbo, Pertamina dex

"Semua dibantu dengan peralatan yang standar dan dibantu juga dalam Pengawasan sarana, CCTV, untuk memantau situasi dilingkungan SPBU dan dibantu juga untuk pengisian BBM menggunakan alat elektrik yaitu Barcode dalam Batas Pengisian Berbagai jenis BBM, Itu Semua sudah sesuai prosedur dan SOP," Jelasnya.

"Dan selain itu, BBM ini terbuka untuk siapa saja dalam melayani pembelian BBM  semua kami disesuaikan dengan apa yang telah diketentuan oleh pihak perusahaan, adapun adanya informasi bahkan  adanya keluhan dari masyarakat terkait hal tersebut kami sebagai pengawas SPBU mohon maaf kalau  kami Kecolongan oleh oknum yang Memanfaatkan situasi ditengah pelayanan kami," Bebernya.

Marhadi juga menyampaikan permohonan maaf dengan adanya miskomunikasi. Pihaknya juga akan selalu menerima kritik dan saran dari masyarakat demi kebaikan semua dan apa yang terjadi akan menjadi bahan evaluasi.

"Terimakasih kepada rekan-rekan mitra media yang telah memberikan informasi, sebagai bahan masukan supaya kami lebih ketat lagi dalam memantau pada para pelanggan yang memanfaatkan situasi demi kepentingan pribadi, " Pungkasnya. (Tatang)

Komentar Via Facebook :