Adanya Indikasi Salah Satu Kades di Jatitujuh Tidak Akan Netral dalam Pemilukada Mendatang, Camat: Apa Salahnya Kuwu Senang Sama Pigur

Adanya Indikasi Salah Satu Kades di Jatitujuh Tidak Akan Netral dalam Pemilukada Mendatang, Camat: Apa Salahnya Kuwu Senang Sama Pigur

CYBER88 | Majalengka, -- Terkait adanya salah satu Kepala Desa di Kecamatan Jatitujuh yakni Kades Randegan Kulon yang terindikasi tidak akan bersikap Netral dalam pemilihan Bupati Majalengka mendatang, Camat Jatitujuh menyatakan bahwa pernyataan Kades merupakan hal yang wajar.

Seperti diberitakan sebelumnya, saat menghadiri acara kenaikan kelas di SDN Randegan Kulon 2, Kepala Desa tersebut melakukan ajakan pada orang tua siswa untuk mendukung salan satu bakal calon kandidat Bupati Majalengka pada saat pemilihan mendatang.

Pernyataan Kades yang terekam vidio beredar melalui WhatsApp hingga cukup menjadi perbincangan. Masyarakat menduga kalau Kades tersebut tidak akan netral saat Pemilukada mendatang.

"Menurut saya mah Kuwu ga salah kalau seneng sama pigur. Itu sah sah saja kecuali kalau memang Eman sudah terdaftar menjadi calon," Ujarnya dalam oesan WhatsApp, saat diminta tanggapan, Rabu, (3/7/2024).

"Coba Kuwu Tirta Panyingkiran, gimana? Kenapa ga dimuat," Sebut Camat yang seolah olah membela Kades Kulon.

Lain halnya dengan yang disampaikan oleh Kades Pasindangam saat mininya tanggapan terkait hal ini. Menurutnya, itu masih pelanggaran kode etik.

"Menurut saya, itu masih ranah kode etik Kepala Desa karena semua Kandidat belum ada yang ditetapkan jadi calon Bupati. Berarti, masih ada dua kemungkinan bisa jadi dan engga," Katanya melalui pesan WhatsApp.

Menyikapi hal ini, Rivai, SH., salah satu aktivis di Jawa Barat sekaligus pengamat Politik, saat dimintai pendapat terkait hal ini menyampaikan bahwa meskipun memang kandidat Calon Bupati belum ada, namun sebagai Kepala Desa tidak elok bersikap seperti itu.

"Apa yang disampaikan Kades tersebut, mengindikasikan bahwa dia tidak akan netral saat pelaksanaan Pemilukada mendatang. Sebab, saat ini dia sudah mulai tancap gas mendukung salan satu orang yang berniat akan mencalonkan," Katanya.

"Kita lihat saja nanti, apakah dukungannua itu akan dilakukan hingga saat adanya Calon,? "Imbuhnya.

Terkait adanya pemberitaan yang memuat adanya larangan beserta sanksi, menurut dia, itu bagus sebagai pengingat bahwa ada rambu rambu yang tidak boleh dilanggar oleh Kepala Desa.

Kemudian, soal Camat Jatitujuh yang seolah olah membela sang Kades, Rivai mengatakan, seharusnya Camat berterimakasih adanya informasi tersebut. Sebagai pihak yang punya kewajiban melakukan pembinaan pada Kades, seharusnya Camat melakukan pengoran karena sudah melanggar kode etik. (Tatang).

Komentar Via Facebook :