Ketua Poktan Situ Bagendit Berhasil Kembangkan Dana Hibah

Ketua Poktan Situ Bagendit Berhasil Kembangkan Dana Hibah

CYBER88.CO.ID | Cilacap - Kelompok Tani yang terletak di Desa Kutabima, Kecamatan cimanggu, Kabupaten Cilacap, Jateng, yang dinahkodai oleh Suwandi  tersebut mengalami kemajuan yang cukup Pesat.

Berawal dari adanya bantuan dana hibah pada tahun 2000 yang berhasil dikembangkan.

Usia Kelompok Tani Situ bagendit yang sudah tidak muda lagi, yang kini telah berumur 20 tahun, tentunya  Suwandi sebagai ketua Kelompok sudah banyak makan asam garam.

Hasil penelusuran cyber88.co.id, dari bantuan awal yang diterima pada tahun 2000 sekitar Rp. 36.040.000,- (tiga puluh enam empat puluh ribu juta rupiah) kini 20 tahun kemudian telah menjadi Rp. 231.000.000,- (dua ratus tiga puluh satu juta rupiah). 

Hal itu betkat kerja keras Suwandi sebagai Ketua Kelompok yang dibantu oleh timnya. 

Berbagai macam usaha yang dilakukan oleh Kelompok Tani tersebut. Salah satunya sebagai pemasok pupuk bagi para petani. Namun pada perjalanannya usaha pupuk bangkrut, penyebab utamanya adalah adanya permainan para tengkulak ditambah lagi kelompok tani pada saat itu tidak memiliki armada untuk mengangkut pupuk sehingga kalah bersaing, "Tutur Suwandi.

Ketika mengalami hal itu, Kata Suwandi,  "kami tidak mau tinggal diam, kami memulai dengan usaha meminjamkan uang tunai kepada anggota kelompok yang membutuhkan untuk modal tani dengan kesepakatan pengembalian ditambah 5% sebagai jasa kelompok, "Katanya.

Dengan cara inilah Kelompok Tani Situ Bagendit Desa Kutabima mulai bangkit dalam hal usaha tani. Walaupun pada prakteknya tidak semulus yang diharapkan karena tetap masih ada saja yang menunggak hingga saat ini, "Lanjut dia.

Suwandi sebagai Ketua Kelompok Tani Situ Bagendit juga  menuturkan “uang atau dana hibah yang semula 36.040.000 jutaan kini telah menjadi 231 jutaan dengan rincian disimpan di BMT Kutabima 80 juta, 101 juta masih beredar pada anggota kelompok sebagai piutang Kelompok Tani, Sementara dalam kas 30 juta.”

“saya juga sudah lelah menjadi Ketua Kelompok Tani, saya sudah ingin berhenti dan saya berharap Kelompok Tani ini diteruskan oleh generasi muda, tentunya yang punya integritas dan tanggungjawab” tandasnya. (Kasikin)

Komentar Via Facebook :