Dinilai Tidak Transparan Penggunaan Bankeu Pemkab Ciamis, Pemdes Sukamaju di Kritik Berbagai Pihak

Dinilai Tidak Transparan Penggunaan Bankeu Pemkab Ciamis, Pemdes Sukamaju di Kritik Berbagai Pihak

CYBER88.CO.ID | Ciamis - Pemerintah Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat dalam realisasi pelaksanaan Bankeu dari APBD Ciamis TA 2020, dikritisi beberapa pihak dan mulai digunjingkan warga desa. Pasalnya pelaksanaan pembangunan yang di biayai Bankeu tersebut diduga tidak sesuai dengan aturan dan tidak transparan.

Informasi yang berhasil dihimpun CYBER88.CO.ID, kritikan warga terutama dalam pelaksanaan pembangunan jembatan yang berlokasi di blok Gintung, Dusun Cikujang Girang, Desa Sukamaju. 

Selain informasi dari warga, dugaan tidak transparan nya penggunaan dana bantuan Pemkab Ciamis tersebut mulai ramai di perbincangkan di media sosial setelah salah satu media yang mengunggah link youtube rekaman video pembangunan jembatan dan wawancara dengan sekretaris Desa Sukamaju, yang mengatakan Desa Sukamaju mendapat Bantuan Keuangan dari Pemkab Ciamis sebesar 200 Juta.

Diketahui, Dana pembangunan TPT tersebut menggunakan anggaran sebesar 100 juta rupiah. Namun yang menjadi pertanyaan warga, tidak adanya papan proyek di lokasi kegiatan.

Menyikapi hal tersebut, ditemui CYBER88.CO.ID, di kantor Desa (15/7),  Sekretaris Desa Sukamaju Rohman menjelaskan, bahwa benar Desa Sukamaju mendapatkan Bankeu tahun 2020 sebesar 375 juta rupiah.

Adapun anggaran tersebut dialokasikan di 5 titik yakni, Pembuatan TPT diblok gintung dusun cikujang girang sebesar 100 juta rupiah, Pengerasan jalan usaha tani di dusun Cikujang Tonggoh sebesar 100 juta rupiah,  Pembuatan TPT jalan dusun sukamaju sebesar 75 juta rupiah, Penataan situs karamat Depok Dusun Sukamaju hilir sebesar 50 juta rupiah, dan Sarana Air bersih (SAB) Sebesar 50 juta rupiah.

Terkait adanya salah satu titik yang diduga tidak menggunakan batu belah dari luar, dan menggunakan batu yang berada di lokasi sungai deket lokasi pembangunan TPT, dan menjadi sorotan pemerhati lingkungan, Rohman mengatakan, bahwa benar semua batu belah tersebut diambil dari sungai tersebut. karena menurutnya itu sudah menjadi hasil musyawarah antara pihak desa dengan masyarakat sebelum bangunan tersebut dimulai, "Ujarnya.

"itung itung pemberdayaan untuk masyarakat sekitar, "Tambah dia.

Adanya perbedaan keterangan Sekdes Sukamaju seperti dikatakan di Link youtube dan keterangan yang di sampaikan pada CYBER88.CO.ID, terkait jumlah Bankeu yang diterima dan adanya kritikan beberapa pihak, kemudian awak media mengklarifikasi pada Kepala Desa, Dede Engkuh, melalui telepon celuler.

Kades Sukamaju menjawab, "Harus di darat kang, supaya semuanya jelas dan tidak ada kesalah pahaman, "Singkatnya.(Samsu)

Komentar Via Facebook :