Figur Calon Wakil Cellica, Akan Menjadi Penentu Kemenangan di Pilkada Karawang

Figur Calon Wakil Cellica, Akan Menjadi Penentu Kemenangan di Pilkada Karawang

CYBER88.CO.ID | Karawang - Kontestasi politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan di gelar tahun 2020 akan diikuti sebanyak 270 daerah dengan rincian 9 Provinsi, 224 Kabupaten dan 37 Kota. Salah satu di antaranya adalah Kabupaten Karawang.

Sejak di mulainya kembali tahapan Pilkada pada 15 Juni 2020 yang sempat terhenti sementara karena adanya pandemi Covid-19 atau Virus Corona. Belum ada satu pun Bakal Calon (Bacalon) yang sudah memastikan koalisi Partai Politik (Parpol) dan pasangan Bacalon Wakil Bupati.

Seperti yang diutarakan oleh Andri Kurniawan selaku pemerhati politik dan pemerintahan, pada cyber88.co.id, Selasa (21/07/2020) Kemarin.

Dari sekian banyak figur Bacalon yang sejak jauh-jauh hari sudah mensosialisasikan serta mempromosikan diri melalui berbagai macam cara, salah satunya dengan Alat Peraga Kampanye (APK). Belum ada satu pun yang fix berpasangan,

Sementara untuk dapat maju dan bisa mengikuti kontestasi politik Pilkada. Selain harus memenuhi syarat dukungan yang mencapai 20% dari jumlah kursi di Legislatif. Harus memiliki pasangan Bacalon Wakil Kepala Daerah.

Namun realitanya di waktu yang tersisa tinggal sedikit lagi menuju pada pendaftaran, yaitu tangg 4 sampai 6 September 2020, jangankan kepastian koalisi dan pasangan, untuk rekomendasi Parpol saja belum ada satu pun yang pasti.“ Ungkapnya.

"Memang jika saya perhatikan satu persatu Parpol yang memiliki figur kader untuk di majukan ke arena kontestasi, terhitung masih sangat hati-hati dalam menentukan kebijakan politiknya.

Semuanya masih saling membaca peta politik satu sama lainnya. Apalagi dalam situasi yang belum benar-benar normal dari pandemi. Dimana kegiatan kampanye di batasi dan tidak seperti dalam keadaan normal.

Tentu hal ini juga menjadi pertimbangan yang perlu dimatangkan terlebih dahulu.

Namun, ketika di tanya soal prediksi siapa yang bakal memenangkan kontestasi Pilkada Karawang tahun ini. Aktivis yang biasanya tidak pernah ragu menjawab pertanyaan kalangan awak media, sontak nampak terlihat sejenak berpikir sebelum menjawab.

"Sebenarnya untuk menjawab pertanyaan ini bukan kapasitas saya, sebab harus ada beberapa indikator ilmiah untuk memprediksinya,” Ujarnya.

Kendati demikian, yang namanya prediksi berdasarkan pandangan kaca mata pribadi sah-sah saja, secara elektabilitas memang perlu saya akui, petahana atau incumbent masih sangat kuat.

Tapi, itu semua bisa berubah setiap waktu, pasalnya, yang namanya politik itu perubahannya sangat dinamis. Jangankan berhitung waktu berbulan-bulan, hutungan hari saja masih sangat di mungkinkan berubah.

Patut kita akui, daya tarik petahana sebagai pemimpin perempuan sangat kuat untuk menarik perhatian serta ketertarikan masyarakat, apalagi Cellica sebagai petahana memiliki kelebihan sikap yang ramah terhadap masyarakat, tapi apa yang dimiliki sang petahana bukan berarti tidak dapat disaingi atau dikalahkan oleh figur lainnya yang bakal maju.

Kemungkinan dan kesempatan Cellica untuk menang lagi masih sangat tinggi, dan kuncinya hanya satu, sang petahana jangan sampai salah memilih bakal calon pendamping, yaitu bakal calon Wakil Bupati.”

"Elektabilitas, financial serta sikap ramah dalam bersikap saja tidak cukup sebagai modal agar menang kembali, bila tidak ditopang dan di bantu dengan figur bakal calon wakilnya.

Kalau hanya asal pilih bakal calon pendamping, Cellica harus bekerja keras sendiri, dan potensi kalahnya pun ada, selain itu, figur calon wakil ini juga harus dapat mempersatukan serta semakin memperkokoh barisan para pendukung dan loyalis sang petahana.

Karena, menurut Andri, sosok pendamping sedikit banyaknya akan mempengaruhi perolehan suara, sebab yang namanya kontestasi politik, jangankan selisih banyak, sedikit pun menjadi penentu menang atau kalah." Pungkasnya. (Hys)

Komentar Via Facebook :