Sowan ke Pasar Induk Kramat Jati, Satlantas Metro Jakarta Timur Melakukan Sosialisasi RSPA

Sowan ke Pasar Induk Kramat Jati, Satlantas Metro Jakarta Timur Melakukan Sosialisasi RSPA

CYBER88 | Jakarta - Kasat lantas metro Jakarta timur, Kompol Telly BW bersama rombongan melakukan rangkaian kunjungan di beberapa titik wilkum Jakarta timur, melakukan sosialisasi program Road Safety Partnership Action kini menjadi isu dalam keselamatan berlalu lintas. (RSPA) Jum'at (11/9/20).

Program ini merancang aksi keselamatan dalam rangka meningkatkan kualitas keselamatan, juga menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas

Manager Unit Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun mengatakan, Keselamatan berlalu lintas saat ini semakin baik dan  struktural yang hasilnya juga signifikan.

“ Dengan adanya program ini tentunya kami merasa sangat senang dan bersyukur bisa ikut andil dalam RSPA, karena memang sebelumnya kondisi pasar di Pasar Induk Kramat Jati ini sangat tidak kondusif, banyak orang yang menangkut barang kemudian duduk diatas mobil bak. Tapi dengan adanya program RSPA ini kondisi pasar sudah teratur dan tidak ada lagi orang yang berada diatas mobil bak ” Ujar Agus Lamun, pada Jum’at (11/9/20).

Pada wartawan CYBER88, Kompol Telly menjelaskan, Perpres tentang keselamatan berlalulintas yang juga sebagai penjabaran dekade aksi keselamatan mengategorikan dalam lima pilar, yaitu;

- Manajemen keselamatan berlalu lintas (road safety management)
- Jalan berkeselamatan (safer road)
- Kendaraan yang berkeselamatan (safer vehicle)
-Pengguna lalu lintas yang berkeselamatan (safer people)
- Penanganan pascakecelakaan lalu lintas (post crash).

Contoh lain dari Program RSPA ini adalah adanya rambu-rambu lalu lintas didepan SMK Negeri 26 Jakarta, zebra cross, dan juga terintegrasinya sekolah dengan layanan Jak lingko.

Telly juga menambahkan, bahwa Program RSPA dilakukan pada semua lini kesatuan lalu lintas, dari satuan lalu lintas sampai dengan tingkat nasional di korlantas. 

Program-program RSPA mencakup;

1. Program edukasi

2. Program pembangunan infrastruktur dan          sistem-sistem pendukungnya

3. Program uji SIM yang didukung pencatatan perilaku berlalu lintas, dan de meryt point system serta program ERI (Electronic Regiatration and Identification)S

4. Sistem penegakan hukum untuk penindakan pelanggaran yang menuju ELE (Electronic Law Enforcement).

Komentar Via Facebook :