Cegah Covid-19, Pemdes Sukahaji Sosialisasi PPKM Tahap 2

Cegah Covid-19, Pemdes Sukahaji Sosialisasi PPKM Tahap 2

CYBER88 | Majalengka -- Ditengah kondisi pandemi Covid-19 yang belum mereda dan entah kapan akan berakhir, Membuat pemerintah dari tingkat sampai Desa harus bekerja ekstra keras dalam menanggulangi wabah ini.

Salah satunya dengan melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sampai ke tingkat pelosok termasuk di wilayah Kabupaten Majalengka Jawa Barat.

Seperti halnya yang dilakukan Nana Supriyatna Kades Sukahaji Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Jawa barat. Ia mengatakan "Kegiatan PPKM ini terus dilakukan untuk mensosialisasikan Inpres No 6 Tahun 2020". Ungkapnya.

Dijelaskannya, apa yang dilaksanakannya ini, juga merupakan implementasi dari Perbup Majalengka Nomer 74 Tahun 2020 tentang peningkatan disiplin masyarakat dan penegakan protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 dimulai dari pelosok Desa yang ada dikabupaten Majalengka.

"Ini dilakukan agar masyarakat bisa mematuhi Prokes terkait terhidar dari Covid-19," Ucap Nana Supriyatna, saat temui Cyber88.co.id di diruang kerjanya, Rabu (10/ 3).

"Kami dari Pemerintahan Desa Sukahaji tak  terus memberikan himbauan terhadap masyarakat agar selalu waspada dan jangan sampai menyepelekan Virus corona, "Sebutnya.

"Kami juga terus melakukan sosialisasi akan pentingngya penerapan protokol kesehatan seperti Memakai Masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak. Serta hindari kerumunan massa," Tuturnya.

Nana menambahkan, "kami terus berkordinasi dengan pihak tim Satgas Covid-19 serta Forkompincam dalam pelaksanaan PPKM tahap 2 ini. Serta sosialisasi terdiri dari 7 Blok,14 RT, 7RW dan akan melakukan  posko prokes disetiap pintu masuk,

Himbauan , serta Warga dan masyarakat ada masyarakat yang masuk ke daerah kita, mau saudara kita sendiri atau bukan, agar membawa hasil tes Swab dari tempat asalnya dan melapor ke desa kami bahkan,dan kami selalu melaksanakan kegiatan rutinasin pelaksana porekes adapun jadwal tersebut hari Senin dan kamis  untuk upaya memutusakan covid-19 terhadap warga kami," Ujar Nana Supriyatna.

"Jika tidak membawa hasil tes Swad dari daerah asla maka kami akan melakukan isolasi secara mandiri untuk mengantisifasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yakni penularan virus corona," Tandasnya. (Tatang)

Komentar Via Facebook :