Tim Bencana Alam dan Satgas DPD KPK Tipikor Kota Serang, Sigap Atasi Bencana

Tim Bencana Alam dan Satgas DPD KPK Tipikor Kota Serang, Sigap Atasi Bencana

CYBER88 | Serang -- Akibat hujan intensitas tinggi di wilayah Desa Margasana, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, khususnya di lokasi yang terkena dampak banjir, Perumahan Puri Cilegon, Jum’at malam (2/4).

Tampak hadir di lokasi petugas BPBD kabupaten serang, Babinsa kramatwatu (Suroto) dan petugas Dari Kadiv Bencana Alam (Yayat), Divisi Satgas DPD KPK Tipikor Kota Serang (Suyetno), Dinas PU bid pelaksanaan (Wawan Suryadi) terjun langsung ke lokasi Banjir untuk mengetahui akibat dampak banjir tersebut.

Guna menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah Kecamatan Kramatwatu, apa saja yang di butuhkan masyarakat dengan ada nya dampak musibah banjir di Perumahan Puri Cilegon, dari akibat kejadian ini.

Agar warga setempat, hati-hati dan waspada menghadapi curah hujan yang terus menerus dan selalu menjaga protokoler kesehatan untuk keluarga nya, agar tetap sehat.

“Semoga pemerintah daerah khususnya kecamatan Keramatwatu, segera membantu apa saja yang di butuh kan untuk masyarakat yang terkena dampak banjir ini, untuk musyawarah mencari solusi menghadapi dampak kejadian alam, curah hujan yang terus menerus sehingga drenasi yang tidak memungkin kan, sehingga air hujan dari kali meluas ke pemukiman Desa Margasana kecamatan kramatwatu kabupaten serang, bisa mendapat kan solusi kedepannya.

Tentang banjir hari ini, ya memang pertama curah hujan sangat tinggi dan ini bukan hanya di Wilayah Kramat Watu kita pantau di Kota Serang pun sama,” kata Abror selaku staff Kecamatan Kramatwatu.

“Iya, se-Kabupaten Serang. Kita berharap mudah-mudahan masyarakat berdoa bersama agar curah hujan sudah selesai. Itu harapan kami sebagai masyarakat biasa.” Imbuhnya.

Yang kedua, kami melihat juga mungkin di samping curah hujan yang sangat tinggi. kami sebisa mungkin berkoordinasi dengan masyarakat mengedukasi agar supaya seperti hewan-hewan ternak, segala macam.

Karena seperti ayam dan lain sebagainya kita sudah informasikan kepada mereka. Beras dan lain sebagainya agar lebih ditaruh di tempat lebih tinggi.

“Ya, faktor alam kita tidak bisa memprediksi, hanya ikhtiar dan berdoa. Kami berharap mudah-mudahan doa seluruh warga Kabupaten Serang, wabil khusus di wilayah Kramatwatu agar curah hujan tidak tinggi. Kalau lihat dari sungai, sepertinya arusnya sangat deras, ini dari hulu sampai hilir,” tuturnya.

Artinya ketika di sini tidak hujan, bisa saja di sana hujannya tidak berhenti. Karena ini kan kiriman dari atas hulu Ininya hilir. Jadi Sulit untuk diprediksi ketika di sini tidak hujan siapa tahu di sana hujan.

“Jadi ya kembali lagi kepada bagaimana pencegahan bagi masyarakat juga. Ketika memang hujan ini tinggi, maka seperti tempat-tempat yang ditinggikan dan lain sebagainya apa kita sudah edukasi dan kami pantau juga untuk di sungai tesebut. ini sebenarnya  tingginya sudah cukup, cuma memang tingginya dari hulu air ini mengarah ke hilir itu yang tidak bisa di prediksi sebetulnya,” ungkapnya.

“Faktor alam yang menjadi penyebab tinggi curah hujan, yang kedua juga tidak hanya di wilayah sini saja, tapi memang di beberapa wilayah di  Kabupaten Serang maupun Serang. Bahkan barusan saya memantau juga di daerah Kota Serang di komplek Ranau itu luar biasa semalam,” terangnya.

“Mudah-mudahan seiring berjalan waktu mudah-mudahan segera surut saja. Harapan kami sebagai warga," pungkasnya.

Sampai berita ini di turunkan bantuan yang datang baru dari Lurah Kramatwatu  H.TB Khozin, berupa 6 karung dan 3 dus mie instant. (Kiky)

Komentar Via Facebook :