Tekan Penyebaran Covid-19, Lanud Sulaiman Semprot Disinfektan di Komplek Perumahan dan Perkantoran
CYBER88 | Bandung -- Sebanyak 2000 liter cairan disinfektan disemprotkan ke udara tepatnya di jalan protokol, area perkantoran, dan komplek perumahan di Lanud Sulaiman oleh petugas tim taktis (Satgas Penanganan Covid-19 Lanud Sulaiman). Penyemprotan dimulai dari Pos 1 hingga ke seluruh kantor dan komplek perumahan.
Dengan menggandeng komunitas eco enzyme, Lanud Sulaiman mengadakan kerjasama untuk melaksankan penyemprotan secara rutin 1-2 minggu sekali dan rencana pihak eco enzym akan menambah kapasitas cairan disinfektan hingga 3000 liter dalam setiap penyemprotan.
Kadisops Letkol Lek Petrus P. S., M.Han., mengatakan dengan penyemprotan eco enzyme ini diharapkan bisa menekan kasus positif Covid-19. Apalagi eco enzym ini merupakan disinfektan nabati yang ramah lingkungan.
“Kita berharap bisa menekan penyebaran virus Corona. Disamping prokes, kami lakukan berbagai upaya termasuk penyemprotan eco enzym,” Kata Kadisops Lanud Sulaiman mewakili Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb M. Nurdin.

Sementara itu, Dody dari pihak Eco Enzym menjelaskan eco enzyme ini merupakan hasil permentasi dari bahan organik selama 3 bulan.
“Misal sampah dapur mulai dari kulit buah, sisa sayur yang tidak dimasak diolah ditambah dengan gula aren, kemudian dipermentasi selama 3 bulan,” katanya.
Ia menambahkan, pada bulan pertama pelaksanaan permentasi, bahan organik ini akan menjadi alkohol. Selanjutnya, pada bulan kedua akan menjadi asam.

Dan pada bulan ketiga, barulah menjadi eco enzyme. Cairan “Eco enzyme ini disemprotkan ke udara dapat berfungsi sebagai ‘sabun udara’ yang dapat membersihkan polutan di udara. Dalam penyemprotannya, cairan ini ditambahkan dengan air,” ujarnya.
Dijelaskan pula bahwa Eco enzyme juga bisa digunakan untuk pengobatan pribadi, membersihkan udara, membersihkan air, membasmi pestisida pada sayur, anti radiasi, pupuk organik hingga bisa untuk membersihkan kamar mandi, dan sebagainya.
Pelaksanaan penyemprotan diikuti langsung oleh Kadisops Lanud Sulaiman dan komunitas eco enzyme Bandung.


Komentar Via Facebook :