Kades Suharya Realisasikan Dana Desa tahap 2 tahun 2021 Bangun Infrastruktur dan BLT
CYBER88 | Majalengka -- Prioritas utama pemerintah kita menggelontorkan uang negara untuk Dana Desa pada tahun 2021 sebesar 72 Triliun Rupiah, dipreoritaskan untuk pembiayaan pelaksanaan program dan kegiatan berskala lokal desa
Dengan turunnya dana desa tahap ke 2 ditahun 2021, dari hasil pantauan Cyber88.co.id, Kamis (16/09) untuk realisasi anggaran dana desa yang dilakukan pihak pemerintahan Desa Cipaku, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Jawabarat, penerapan dana desa tersebut murni dipakai untuk Hotmix Jalan Gang yang ada dilingkungan RT dan RW serta pembagian BLT kepada 50 Keluarga Penerima Mamfaat (KPM)
Didi, salah satu warga yang bertempat tinggal diblok pasir mengatakan, "kami atas nama warga blok pasir, mengucapkan trimakasih yang sebesar besarnya kepada pemerintah desa, yang telah melaksanakan pekerjan hotmix untuk Jalan Gang yang ada dilingkungan RT dan RW kami.
"Sebelumnya jalan Gang yang ada di lingkuangan sini sudah lama rusak dan terasa kurang nyaman pada saat dilalui oleh warga disini dalam melakukan aktivitas keseharian, tapi setelah di hotmix kami rasa selain dipandangnya lingkungan ini menjadi asri, juga kamipun akan merasa nyaman, "Ungkap Didi.
Sama halnya dengan yang dikatakan Endi salah satu warga yang tinggal di blok cangkudu, mengatakan, "Adanya bantuan BLT dari dana desa yang kami terima ini, berikut perbaikan jalan blok ini, saya secara pribadi maupun warga penerima mamfaat bantuan dana desa ini mengucapkan trimakasih kepada pemerintah desa, hingga pemerintah pusat.

Sementara itu Suharya yang menjabat sebagai Kades Cipaku, mengungkapkan, "untuk anggaran Dana Desa tahap ke2 tahun 2021 ini, kami realisasikan pada pembangunan pekerjaan Hotmix dan pembagian BLT,
"Terlepas itu semua, pelaksanaan kegiatan ini bisa berjalan dengan baik berkat peran serta BPD, LPM dan tokoh masyarakat,
"Adapun besaran bantuan yang kami bisa berikan pada 50 KPM dari dana desa ini, masing masing KPM hanya bisa menerima 300 Ribu, yang mana bantuan BLT tersebut untuk membantu dan meringankan beban warga kami yang terdampak covid19, "Ucapnya.
"Semua itu telah disesuaikan dengan atuaran yang kami terima dari hasil pengevaluasian dari pihak RT RW dan dibantu oleh pihak perangkat desa dan pada dasarnya semua yang kami lakukan itu tetap mengikuti Aturan yang telah ditetapkan, "Terangnya.
"Sementara untuk pekerjaan Hotmix ditiap-tiap Gang lingkuangan dalam pelaksanaan tersebut baru bisa kami lakukan untuk 5 RT yang ada di RW 02 dan RW 04
"Ke 5 RT tersebut diantaranya RT/01,03,05,06, dan 07, yang mana jalan lingkuangan warga kami disini awalnya jalan rusak dan perlu untuk di perbaikinya, kini harapnya kami bisa untuk melaksanakan pekerjaan Hotmix dengan melalaui Anggara dari Dana desa tahap kedua agar bisa dirasakan manfaatnya oleh warga kami, "Jelasnya.
"Sekali lagi saya katakan, awalnya dari hasil Musdes dan Musrembang yang disesuaikan dengan RPJMdes, disertai dengan adanya bentuk kerja sama yang baik antara pemerintah desa dengan lembaga desa, dan tokoh masyarakat, akhirnya kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar, terutama dalam pekerjaan Hotmix.
Lebih lanjut Kades mengatakan, “untuk Volume pelaksanaan pekerjaan Hotmix untuk jalan gang RT 01, RW 02, dengan luas volume 179mx1,20m, dan untuk RT 03 RW 02 volume 215m X1,20m, ditambah untuk di RT 05 RW 04 dengan volume pekerjaan 444m x 1,20m,
"Sementara untuk di RT 06 RW 02, volume pekerjaannya 322m X 1,20m, dan di RT 07,RW 02, dengan volume 289mX1,20m, yang terbagi di 3 Blok, yaitu Blok pasir blok cangkudu dan blok cideres,
"Alhamdulillah dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut kini semuanya telah rampung dan bisa dirasakan manfaatnya oleh warga disini,
"Tak lupa kami atas nama pemerintah desa Cipaku mengucapankan terima kasih kepada pemerintah Daerah dan pusat yang mana telah merealisasikan Anggaran Dana desa tahap kedua tahun 2021 ini, kini kami pun telah laksanakan dengan Aman ,nyaman dan kondusif disesuaikan moto majalengka yang RAHARJA, "Pungkas Sunarya. (Tatang),


Komentar Via Facebook :