Profil Jonter Simanungkalit, Kandidat Kades Simanungkalit
Jonter Simanungkalit dan Anaknya di Salah Satu Pesta Adat Batak Toba (Ist)
CYBER88 | Kepri - Setelah hampir 30 tahun lamanya merantau ke kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Jonter Simanungkalit kini kembali kekampung halaman untuk memajukan tanah kelahirannya.
Sejak tamat dari SMAS HKBP Tarutung pada tahun 1983, ia lantas mengadu nasib ke kota Gurindam dan menikah pada tahun 1991.
Dari pernikahannya, Ia dikarunia 5 orang anak. 3 laki - laki dan 2 perempuan.
"Puji Tuhan, mereka semua menjadi anak yang mandiri. Saya mendidik mereka (anak, red) untuk selalu berbuat baik dimanapun dan bijak dalam bertindak" ungkap Jonter saat dihubungi awak media.
Berbekal pengalaman sebagai wartawan senior. Jonter bertekad untuk memajukan Desa Simanungkalit dan maju sebagai Kepala Desa (Kades).
Selama menjadi jurnalis di Surat Kabar Umum (SKU) Sentana, ia getol menyoroti kebijakan pemerintah yang tidak pro kepada masyarakat.
"Ketika bekerja di media, saya sering menyoroti arah pembangunan di Tanjungpinang. Intinya tulisan saya selalu mengkritisi kebijakan mereka bila tidak pro kepada rakyat" ucapnya, Minggu, 25 September 2021.
Berkat kegigihannya, ia juga pernah menyabet prestasi dari tempatnya bekerja. Terlebih media Sentasa dulu merupakan perusahaan yang konsisten dalam menyoroti kebijakan pada era Orde Baru.
Bapak 5 anak ini juga aktif dalam berbagai organisasi profesi dan panguyuban. Sehingga ia memiliki konektivitas dan relasi yang cukup diperhitungkan hingga saat ini.
Jonter Simanungkalit akhirnya memutuskan untuk kembali ke kampung halaman pada tahun 2014 lalu.
Berbekal segudang pengalaman itu, kini Jonter kian mapan untuk maju sebagai calon Kades Simanungkalit.
"Saya ingin mensejahterakan masyarakat Desa Simanungkalit melalui visi - misi yang saya miliki" tegas Jonter Simanungkalit.
Pria kelahiran Tanjungdolok 56 tahun silam kini membawa secercah harapan dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat di Desa Simanungkalit.
"Fokus utama saya adalah memajukan sektor pertanian. Pemerataan pembangunan agraria, dan fasilitas lainnya yang menunjang swasembada pangan bagi masyarakat kita" jelasnya.
Masih menurut Jonter, Desa Simanungkalit memiliki potensi yang besar bila pengelolaannya dapat dimaksimalkan dengan baik, meskipun keterbatasan alokasi anggaran dari APBD.
"Program desa wisata, peningkatan SDM, kemandirian ekonomi, kesejahteraan masyarakat menjadi fokus utama saya dalam membangun kampung kita ini" jelasnya lagi.
Dalam Pilkades ini, Jonter berharap masyarakat dapat menggunakan hak suaranya dengan baik tanpa intervensi pihak manapun.
"Menurut saya semua kandidat memiliki tujuan yang baik. Biarlah masyarakat yang memilih. Karena siapapun yang terpilih, maka itu lah yang dipercaya masyarakat," tutup Jonter.


Komentar Via Facebook :