Pemuda Desa Calon Pelaut Banting Setir Menjadi Petani Sukses

Pemuda Desa Calon Pelaut Banting Setir Menjadi Petani Sukses

CYBER88 | Klaten -- Zaman milenial sekarang ini, banyak generasi muda lebih memilih untuk bekerja di perkantoran atau pun terjun ke industri digital lainnya.

Menjadi seorang pegawai kantoran dan menjadi seorang vlogger atau blogger dianggap memiliki daya tarik sendiri dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dunia pertanian pun jarang dilirik oleh generasi muda sebab sering dianggap tidak “gaul” dan terkesan kampungan, berpengghasialan rendah. 

Padahal jika dilihat lebih jauh pendapatan dari dunia pertanian bisa lebih menjanjikan daripada pekerja kantoran apabila dikelola dengan baik. Sebab, hasil olahan dari pertanian merupakan kebutuhan premier manusia dan selalu dibutuhkan setiap saat.

Seperti halnya kisah kegigihan seorang pemuda yang awalnya menempuh pendidikan maritim dan nota bene calon seorang pelaut kini banting setir menekuni bidang pertanian. Pemuda ini akhirnya berhasil membangun bisnis di dunia pertanian hingga dia sukses dan mendapatkan omzet puluhan bahkan ratusan juta rupiah dari dunia pertanian.
Beliau memperlihatkan bahwa dunia pertanian bisa menjadi lahan untuk meraih sukses walaupun usia masih muda. Kesuksesan yang diraih juga bukan hanya untuk dirinya sendiri,  petani muda ini juga berhasil menggaet petani lokal di daerah mereka untuk menjadi rekan bisnis dan berhasil memberikan penghasilan lebih untuk petani-petani tersebut.

Milenial yang sudah sukses di usia mudao Contohnya mas supri dengan nama lengkap Muhammad wiji supriyanto, pemuda 33 tahun asal dukuh karang kendal desa Bengking kec.Jatinom Kab.Klaten, Jawa tengah yang berhasil meraih omzet  ratusan juta rupiah dari bisnis pertanian dia memahami bahwa dunia pertanian tidak sekedar mengolah lahan kemudian menanam memanen hasilnya, dari bisnisnya mas supri mengombinasikan dari pertanian Peternakan perkebunan dan juga penjualan kebutuhan pertanian dan peternakan yang dinamakan tokonya "PUTRA MERAPI TANI"

Dari konsep pertanian terpadu yang di terapkan perpaduan tanaman buah seperti tanaman lengkeng yang bisa di buahkan tanpa musim dengan tehnologi bisa di padukan dengan ternak lebah yang di ambil madunya , dari nilai tambah hasil pertanian berupa madu yang saat ini di kasih lebel MADU PUTRA MERAPI sudah mendapatkan hasil yang tidak sedikit, belum tanaman holtikultura di antaranya cabai pepaya dan ketela yang  slalu memeperhatikan kapan waktu tanam dan panen.

Dengan memperhatikan itu dia akan mendapatkan harga yang bagus baik di jual offlen dengan tengkulak ataupun dengan online lewat medsos. Mas supri Membuktikan bahwa sukses bisa diraih di usia muda dan diperoleh dari hasil pertanian dan peternakan.

Pemuda ini juga mempunyai inovasi atau program di kampungya untuk meningkatkan penghasilan warganya kebetulan pemudanya ini sebagai ketua rukun warga (RW) sebagai desa wisata, agrowisata dan eduwisata untuk mewujud nya mimpinya pemuda ini mengajak masyarakat dan kelompok tani di desanya dan kebetulan mas supri sebagai salah satu pengurus  yaitu KELOMPOK TANI SARANA MAKMUR untuk menanam pohon buah buahan diantara nya kelengkeng dan saat ini meluncurkan program seribu pohon klengkeng di lingkungannya dan setiap rumah warga wajib menanam minimal satu pohon klengkeng. terbukti dengan gagasan sebagai desa wisata, eduwisata beberapa tahun lalu saat ini sudah jadi kenyataan dari beberapa sekolah / instasi yang berdatangan untuk kunjungan pembelaharan tentang dunia pertanian bagi anak didiknya atau kelompok tani yang ingin study banding. 

Mas Supri Tokoh pemuda ini juga sangat menekuni dunia peternakan khususnya ternak Sapi dia sangat serius sekali dengan dunia pertanian dan peternakan sehingga menjadi inspirasi pemuda di desanya, strategi yang di kembangkan lewat media sosial online dengan penawaran kampungya sebagai pusat pengadaan hewan qurban, dan baru baru ini agar dunia ternak sapi semakin bergairah dia mengombinasikan dengan agrowisata dengan wisata nunggang sapi dan saat ini sudah di lakukan beberapa anak pemuda untuk mempersiapkan sapi sapi sebagai tungangan.

Setiap hari sabtu dan rabu sore, sebagai agenda rutin untuk melatih sapi sapi milik dari warga untuk dinaiki di ajak keliling kampung dan lahan pertanian, 
dan betul sekali strategi ini sangat mendokrak di sektor peternakan yang tadinya masyarakat hanya memelihara sapi degan tidak memperhatikan kwalitas saat ini sudah berubah pola ternaknya. 

Saat ini Generasi muda harus mengambil peran untuk menjadi petani milineal. Memberikan inovasi kekinian untuk meningkatkan taraf hidup orang banyak sehingga   menjadi petani biar diminati oleh semua kalangan terutama kalangan muda.

Kelak, hasil pertanian hasil olahan produk pertanian bisa memberikan nilai lebih dan memberikan pendapatan yang besar bagi pengelolanya. Hal ini pun di lakukan mas supri di kala waktu luangnya membuat konten tentang keseharian ya dibidang pertanian Peternakan  lewat youtube dengan chanel nya PUTRA MERAPI TANI, serta berbagi pengalaman lewat komunitas pertanian di antaranya yang saat ini baru saja di resmikan oleh dinas pertanian yaitu KOMUNITAS PETANI MUDA KLATEN disingkat KPMK yang mempunyai misi menciptakan 1000 petani muda klaten. 

Harus diingat juga bahwa hasil pertanian merupakan kebutuhan primer bagi semua manusia untuk bertahan hidup, seperti beras, buah, sayuran,madu dan bahan makanan lainnya serta tak kalah menariknya dunia pertanian saat ini sudah saat nya sudah jadi destinasi wisata.
Apabila dikelola dengan baik dan terus berinovasi maka hasil pertanian bisa memberikan pendapatan yang baik.*APRI*.

 

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :