Gebyar Vaksin Usia 6-12 Tahun SDN 06 Raya Barat Kota Bandung
CYBER88 | Bandung - Program pemerintah agar terus mengoptimalkan Vaksinasi terus di galakan sekarang menyasar usia 6-12 Tahun yaitu di tingkat SD.
Siswa SDN 06 Raya Barat melanjutkan vaksinasi hari kemarin dari Polsek Babakan Ciparay Polrestabes Bandung yaitu Vaksin Presisi yaitu sebanyak 250 siswa dan sekarang hari Selasa (17/01) dilanjutkan dengan vaksin dari Puskesmas Sukahaji Kecamatan Babakan Ciaparay Kota Bandung yaitu sebanyak 500 siswa jadi total sebanyak 750 siswa yang sudah sepakat dengan orang tua bahwa anak nya siap di vaksin dengan membuat pernyataan kesiapan.
Kepala Puskesmas Sukahaji Kecamatan Babakan Ciparay Kota Bandung Dr. Moh Ali Mamora ketika di temui awak media CYBER88 mengatakan," Program Vaksin usia 6-12 tahun ini dengan sasaran sekitar 6000 siswa di Kelurahan Sukahaji dan Babakan Kecamatan Babakan ciparay dengan jenis vaksin Sinovac.
Untuk mengantisipasi vaksin terhadap anak usia 6-12 tahun paling ke arah psikis karena anak-anak ini mungkin sebagian takut jarum karena tidak terbiasa seperti orang dewasa dan dikembalikan kepada orang tua untuk memberikan semangat kepada anaknya karena tanpa bantuan orang tua kita dari Puskesmas pasti kesulitan.
Target kita dari pihak puskesmas dan kepolisian di akhir Februari sudah harus tuntas. Pungkasnya.
Di tempat yang berbeda Ketua Satgas Covid 19 SDN 06 Raya Barat Yuyum Yumiarsa S.PD dalam pemaparannya," Saya di tunjuk oleh ibu Kepala Sekolah selaku Ketua Satgas Covid 19 untuk melaksanakan gebyar vaksin di SDN 06 Raya Barat target kita di hari kemarin oleh pihak kepolisian Polsek Babakan Ciparay Polrestabes Bandung sebanyak 250 siswa dan Sekarang kita melaksanakan di hari Ke- Dua sebanayak 500 siswa dari kelas 1-6 yang belum di vaksin sama sekali dan dalam pengawalan dan pengawasan dari pihak Babinsa dan Babinkamtibmas.
Alhamdulilah tidak ada kendala dari pihak siswa maupun orang tua yang bersemangat untuk di vaksin, target kita untuk PTM 100 persen agar semua siswa semua nya sudah di vaksin inti nya untuk menjaga kekebalan tubuh herd immunity dan menjaga dari penyakit Covid 19 jadi semua siswa dari 1.100. ini semua nya bisa belajar di sekolah seperti biasa." Ujarnya. ( Mustopa-Atang Solihin )


Komentar Via Facebook :