Bule Cantik Asal Belgia Ini Akhirnya Takluk Pada Sopir Angkot Asal Bandung

Bule Cantik Asal Belgia Ini Akhirnya Takluk Pada Sopir Angkot Asal Bandung

CYBER88.CO.ID -- El adalah seorang sopir angkot asal Bandung. Oleh teman-temannya pria ini kerap dijuluki 'sopir angkot'.

Julukan ini bermula dari El yang bekerja secara sukarela pada sebuah organisasi. Dia bertugas mengantar-jemput staf dan pengajar. Karena organisasi tempatnya bekerja itu adalah organisasi internasional, banyak guru, staf, dan murid yang berasal dari luar negeri

Disinilah, El, yang bertugas mengantar-jemput para tamu di organisasi itu, kemudian dijuluki sopir angkot oleh teman-temannya. Hal itu karena bentuk mobil yang dibawanya seperti angkot yang tersebar di Kota Kembang.

Mobil waktu itu bermerk Suzuki Carry dan warnanya seperti angkot di Bandung. Tapi lebih rusak dari angkot, makanya El dibilang supir angkot oleh teman-temannya.

El sebagai staf yang bertanggung jawab di bagian workship dan hospitality yang juga bertugas antar-jemput staf dan pengajar yang lain. Karena organisasi ini internasional, banyak guru, staf, dan murid dari kalangan bule.

Sebelum bergabung dalam organisasi training school itu, El memang ingin sekali menikah dengan bule. Namun ketika dia masuk kerja di institusi itu, dia malah sudah lupa dengan mimpi itu.

Tapi karena sering bersosialisasi dengan siswa, staf, dan pekerja campuran berbagai negara, akhirnya El kerap melihat pengajar dan staf orang Indonesia yang menikah dengan bule.

Kepada temannya, El akhirnya menyampaikan keinginannya kembali menikah dengan bule. Dan temannya yang bekerja di tempat yang sama dengannya berusaha mengenalkannya dengan satu sosok bule yang saat itu masih tinggal di Surabaya.

Temannya itu menunjukkan foto seorang bule bernama Liz. Ketika El melihat foto Liz, hatinya langsung berbisik "ini persis seperti yang ada di dalam doa saya". Hatinya senang sekali, tapi bagaimana ini, Liz masih ada di Surabaya, ucap El, yang merasa putus karena takut jodohnya tidak kesampaian mengingat Liz tinggal di Surabaya.

Pada suatu hari, saat El sedang bekerja, El tidak menyadari Liz ternyata sudah pindah ke tempatnya bekerja di Bandung. Dan saat melihat Liz secara langsung, El langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Namun lucunya, Liz masih cuek padanya.

Namun El tidak kehilangan akal. Dia selalu mencari jalan supaya bisa dekat dengan Liz. Alih-alih ingin membantu, El sering datang membantu Liz seperti membantu masak dan atau menemani anak-anak pelajar di sana. Melihat perjuangan El, Liz pun mau mendekat dan lama-lama mereka pun menjadi akrab.

El kemudian mengungkapkan perasaan cintanya kepada Liz setelah mereka makan malam bersama. Namun ternyata jawaban yang diterimanya tidak sesuai ekspektasinya.

"Maaf, saya tidak bisa membalas perasaan kamu, karena saya sedang fokus untuk masa depan," begitu jawaban Liz, yang membuat hati El hancur.

Meskipun hatinya hancur, El masih menyimpan harapan karena Liz masih mau berkomunikasi dengannya. Apalagi ternyata, menurut penuturan Liz, dia terpikir tidak ada salahnya berteman dulu dengan pria tersebut.

Rupanya Liz tidak munafik. Dia memang ingin fokus pada masa depannya. Namun dia juga khawatir bagaimana jika El adalah bagian dari masa depannya. Dan Liz tidak mau menutup diri untuk masa depannya juga. Jadi menurutnya berteman dulu juga tidak apa-apa untuk kenal lebih jauh.

Keduanya sama-sama sibuk dan jarang mempunyai waktu untuk bertemu. Hingga pada suatu hari, Liz pun datang ke Jakarta untuk bertemu dengan keluarga El. Dia ingin membangun hubungan yang kuat

Benih-benih asmara Liz pun tumbuh karena mempunyai misi yang sama dengan El. Liz dan El sama-sama memiliki cita-cita pergi ke Yunani.

Mereka pun sepakat berpacaran. Kemudian El memutuskan melamar Liz sebagai tanda keseriusannya. Ia pun meminta izin kepada ayah Liz yang ada di Belgia.

El pun berencana melamar Liz di depan Mal Taman Anggrek, Jakarta. El menyusun lilin dengan tulisan I love (lambang hati) You. Ia pun bersimpuh meminta Liz menikah dengannya yang dijawab 'ya' oleh wanita Belgia itu.

Liz dan El kini tinggal di Belgia dan Liz berprofesi sebagai artis di Belgia. Keduanya sudah dikaruniai dua anak. Mereka juga eksis sebagai YouTuber dengan konten tentang keluarga, mukbang (masak dan makan), dan travelling. Subscriber YouTube Liz dan El, yaitu Tuan Tanah Belgia, sudah lebih dari 90 ribu.

Kini pasangan viral El dan Liz telah bahagia karena dikaruniai dua buah hati, yakni Leina Greece dan Lars. Saat ini mereka tinggal di Belgia.

Liz mengaku menikah dengan orang Indonesia adalah sebuah keberuntungan. Apalagi El selalu bersikap romantis dan kerap memberi kejutan di hari spesial.

Melansir dari kanal Youtube Tuan Tanah Belgia, Jumat (24/6/2022), akun tersebut mengunggah video yang memperlihatkan Liz dan El memberikan sepeda baru untuk putri kecilnya.

Sepeda dan otoped baru tersebut ternyata hasil dari rakitan suaminya sendiri. Hal itu membuat Liz kagum terhadap kemahiran El.

“Suami saya sangat handal untuk merakit banyak hal untuk Greece. Dan itu adalah salah satu kebanggaan saya sebagai orang Belgia dapat menikah dengan orang Indonesia,” kata Liz.

Dikala El ulang tahun, sang istri pun tak kalah perhatian. Ia telah reservasi ke sebuah restoran mewah untuk makan malam romantis bersama El. “Ini suami yang terlove. Aku mau dandan dulu sebelum ke ulang tahun suamiku yang terlove,” ujar Liz di perjalanan.

"Pergi ke restoran untuk merayakan ulang tahun saya. Beruntung punya istri bule yang pengertian. Iya (matahari) silau seperti cinta kita selalu bersinar, seperti future kita,” jawab El mengenang moment ketika dia nikah.

El memang pandai sekali menggoda istrinya di berbagai kesempatan, termasuk pada momen tukar kado di hari valentine. “Wa kado valentine, thank you. Ini kecil tapi harganya enggak tentu murah dong. Suka banget,” ungkap Liz. “Hari ini saya rugi besar lo,” canda El saat memperlihatkan cincin mewah kepada Liz.

Kisah cinta El dan Lis menjadi salah satu bukti jika urusan hati tidak mengenal status atau harta. Tak juga mengenal jarak dan ras. Selama hati bisa menyatu maka bahagia akan datang dengan sendirinya.***

Komentar Via Facebook :