Kelurahan Gerem Gelar Musrembangkel Tahun 2024 

Kelurahan Gerem Gelar Musrembangkel Tahun 2024 

CYBER88 | Cilegon — Sebagai forum perencanaan partisipatif masyarakat dalam pembangunan wilayah, Kelurahan Gerem Kecamatan Gerogol menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kelurahan (Musrembangkel) di Aula Kantor Kelurahan Gerem, Selasa (23/1/2024).

Acara dibuka secara resmi oleh Camat Gerogol, Jajat Sudrajat SE, MM., dan dihadiri oleh Lurah Gerem, Rahmadi Ramidin ST., pimpinan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Se-Kelurahan Gerem, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa dan Bhabinpotmar serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Cilegon seperti Bapedalitbang, Dinas PUPR dan Tim Kotaku.

Musrenbangkel adalah suatu forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan yang diadakan di tingkat Kelurahan dalam rangka merencanakan pembangunan yang akan dilakukan pada tahun berikutnya. Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Lurah Gerem, Rahmadi Ramidin dalam mengawali sambutannya.

"Sebab keberhasilan pembangunan tidak semata-mata mengandalkan pemerintah karena peran seluruh komponen masyarakat juga mempengaruhi keberhasilan dari suatu pembangunan", ujar Lurah Gerem menjelaskan.

Sementara itu Camat Gerogol, Jajat Sudrajat dalam sambutannya menyampaikan, "Ada 2 hal yang harus diperhatikan dan diprioritaskan dalam pengusulan program pada Musrenbangkel. Pertama usulan program tersebut harus sesuai dengan visi misi Kota Cilegon, dan yang kedua usulan program tersebut memiliki dampak manfaat yang besar dan luas untuk masyarakat. Sehingga cita-cita untuk mewujudkan Cilegon Baru Modern dan Bermartabat bisa tercapai".

Ditemui usai acara, Kasi Pembangunan  Kelurahan Gerem, M Usup S.IP, selaku PPTK Musrenbangkel mengatakan, "Alhamdulillah Musrembang kali ini terasa sangat istimewa, yang pertama saya selaku penanggungjawab kegiatan merupakan pejabat baru di Kelurahan Gerem ini, baru seminggu menjabat sebagai Kasi Pembangunan dimana pelaksanaan kegiatan Musrenbangkel ini merupakan kegiatan pertama saya disini. Dan yang kedua, para Ketua RT dan RW yang hadir pada Musrenbangkel kali ini pun sebagian besar adalah pengurus baru hasil pemilihan di lingkungannya masing-masing. Sehingga ini memberikan semangat baru dalam pengabdian dan tanggung jawab jabatan yang diemban sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Semoga usulan-usulan yang berkembang di forum Musrenbangkel ini bisa diterima dan dilaksanakan di tahun 2025 mendatang".

Sementara itu pula, Muttaqien selaku Ketua LPM Kelurahan Gerem, menjelaskan, "Musrembang kali ini memang ada beberapa yang diajukan oleh masyarakat namun karena ada keterbatasan dengan anggaran maka hanya 3 item yang menjadi skala prioritas, antara lain TPT Jalan, Gorong-gorong dan TPT Kali."

Sedangkan untuk nonfisik, pelatihan peningkatan keahlian juga tidak luput dari usulan para peserta Musrenbangkel, seperti  pelatihan Operator alat angkat-angkut, Satpam dan K3 Umum, karena keterampilan tersebut yang dibutuhkan oleh industri yang ada di wilayah Kelurahan Gerem.

"Selain usulan program pelatihan peningkatan keahlian, untuk non fisik, tadi juga ada dari pengurus Pokdarwis Gunturan Hills yang mengusulkan untuk program pengembangan potensi agrowisata Gunturan Hills, seperti Paralayang. Namun karena keterbatasan anggaran dengan prinsip skala prioritas, usulan-usulan yang tidak terakomodir melalui APBD mudah-mudahan bisa diupayakan oleh Pak Lurah melalui pendanaan non APBD", pungkasnya.

Komentar Via Facebook :