Wali Kota Cimahi Ngatiyana Mulai Laksanakan Program Prioritas 100 Hari Pertama
CYBER88 | Cimahi – Wali Kota Cimahi yang baru terpilih, Letkol (Purn) Ngatiyana, kembali memimpin apel pagi di Lapangan Pemerintah Kota Cimahi.
Dalam kesempatan tersebut, Ngatiyana memaparkan program prioritas yang akan dijalankan pada 100 hari pertama masa kepemimpinannya.
Dalam amanatnya, Ngatiyana mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat Cimahi, yang telah memilih pasangan Ngatiyana-Adhitia untuk memimpin kota ini selama periode 2025-2030.
Ia juga mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan staf Pemerintah Kota Cimahi untuk kembali bersatu dan bekerja sama demi kemajuan kota.
“Lupakan perbedaan, mari kita bergotong royong untuk membangun Kota Cimahi. Kami membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari semua lapisan masyarakat agar Cimahi berkembang lebih baik,” ujar Ngatiyana dengan tegas.
Sebagai bagian dari langkah awal kepemimpinan, Ngatiyana menekankan dua isu utama yang akan menjadi fokus dalam 100 hari pertama pemerintahannya.
Pertama, penanganan sampah dan perbaikan drainase yang telah menjadi masalah klasik penyebab banjir di beberapa titik kota. Kedua, sektor pendidikan, di mana Ngatiyana berjanji akan memastikan fasilitas dan sarana sekolah dapat mendukung kenyamanan bagi para siswa.
“Tidak boleh ada lagi sekolah yang memiliki toilet rusak atau fasilitas yang tidak layak. Anak-anak harus belajar di lingkungan yang nyaman dan mendukung perkembangan mereka,” kata Ngatiyana.
Ngatiyana juga menyampaikan mengenai upaya efisiensi anggaran yang menjadi sorotan publik. Ia menegaskan bahwa efisiensi ini bukan bertujuan untuk menyulitkan pekerjaan ASN atau masyarakat, tetapi untuk meningkatkan efektivitas anggaran dengan memastikan tidak ada kebocoran dana. Fokus utama anggaran, menurutnya, adalah untuk kesejahteraan rakyat.
“Efisiensi ini bukan untuk mempersulit, melainkan untuk memastikan anggaran yang ada benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat. Tidak boleh ada kebocoran yang merugikan rakyat,” tambahnya.
Acara apel pagi ditutup dengan tausiyah dan doa yang disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cimahi, menandai awal perjalanan kepemimpinan Ngatiyana yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Kota Cimahi.
Dengan fokus pada pengelolaan sampah, perbaikan infrastruktur, dan peningkatan kualitas pendidikan, Ngatiyana berharap dapat mewujudkan Cimahi yang lebih maju dan sejahtera. **Gani


Komentar Via Facebook :