PD Wanita Islam Kabupaten Serang Dorong Perempuan Berani Ambil Peran dalam Politik
CYBER88 | SERANG – Pendidikan politik menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kesadaran perempuan dalam kehidupan demokrasi. Berangkat dari pemikiran tersebut, Pimpinan Daerah Wanita Islam (PD WI) Kabupaten Serang menggelar seminar pendidikan politik perempuan bertema Perempuan Cerdas Berpolitik di Nunia Hotel Tamansari, Kota Serang, Minggu (11/10/2026).
Kegiatan ini diikuti aktivis perempuan, pimpinan organisasi perempuan, serta masyarakat yang telah memiliki hak pilih maupun calon pemilih. Seminar tersebut bertujuan memperluas wawasan politik perempuan sekaligus mendorong keberanian mereka untuk berpartisipasi dalam menentukan arah kebijakan publik.
Ketua PD Wanita Islam Kabupaten Serang, Husnawati, menegaskan bahwa politik bukanlah sesuatu yang jauh dari kehidupan perempuan. Sebaliknya, berbagai keputusan politik memiliki dampak langsung terhadap kebutuhan keluarga dan kesejahteraan masyarakat.
“Bicara politik itu sangat dekat dengan perempuan, mulai dari harga bawang hingga harga emas. Belum lagi dalam bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, bahkan perlindungan hak perempuan,” ujar Husnawati.
Menurutnya, pemahaman politik tidak cukup hanya sebatas mengenal partai atau memilih calon pemimpin saat pemilihan umum. Perempuan juga perlu memahami bagaimana kebijakan pemerintah dibuat, bagaimana kepentingan masyarakat diperjuangkan, serta bagaimana menyampaikan aspirasi secara tepat.
Dengan pemahaman tersebut, perempuan diharapkan tidak hanya menjadi objek kebijakan, tetapi turut mengambil bagian dalam proses pembangunan dan pengambilan keputusan. Kesadaran politik juga menjadi bekal untuk menentukan pilihan secara rasional, bertanggung jawab, dan sesuai dengan kepentingan masyarakat.
Antusiasme peserta dalam seminar tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Pelaksana, Tati Sagita. Ia mengungkapkan, jumlah peminat kegiatan ternyata melampaui perkiraan panitia, bahkan masih terdapat calon peserta yang ingin mendaftar setelah pendaftaran resmi ditutup.
“Kami tidak menyangka ternyata antusiasme kaum perempuan terhadap akses pendidikan politik sangat luar biasa. Awalnya kami khawatir kurang peminat, ternyata jumlahnya melebihi target,” kata Tati.
Ia berharap seminar tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi perempuan untuk memperluas wawasan, meningkatkan kepercayaan diri, serta memahami hak dan tanggung jawabnya dalam kehidupan demokrasi. Perempuan juga didorong agar berani menyampaikan gagasan dan mengambil keputusan secara mandiri.
Seminar ini turut menghadirkan tokoh politik perempuan Banten sekaligus Anggota DPD RI Provinsi Banten, Hj. Ade Yuliasih. Dalam kesempatan tersebut, ia membagikan pengalaman perjalanan politiknya sekaligus mengingatkan bahwa keterlibatan dalam dunia politik membutuhkan lebih dari sekadar kesiapan finansial.
Menurut Ade Yuliasih, perempuan yang ingin terjun ke dunia politik harus memiliki kesiapan mental, pengetahuan, prinsip yang kuat, serta integritas. Keberanian mengambil peran juga diperlukan agar perempuan mampu menunjukkan kapasitas dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa perempuan tidak seharusnya hanya menjadi pelengkap dalam proses politik. Dengan kemampuan dan komitmen yang dimiliki, perempuan dapat tampil sebagai pemimpin, menyuarakan kepentingan masyarakat, serta ikut menentukan kebijakan yang berdampak luas.
Di sisi lain, Ade juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas di ruang publik dan tanggung jawab dalam keluarga dengan tetap berpegang pada nilai-nilai keislaman.
“Sebagai perempuan, kita harus sadar kodrat sebagai perempuan. Meskipun aktif di luar, kita tetap menjadi ibu dan istri di rumah, dengan tetap memegang teguh nilai-nilai keislaman,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, PD Wanita Islam Kabupaten Serang berharap pendidikan politik dapat menjadi pintu masuk bagi semakin luasnya partisipasi perempuan dalam kehidupan demokrasi. Keterlibatan tersebut tidak hanya diwujudkan melalui hak pilih, tetapi juga melalui keberanian menyampaikan aspirasi, mengawal kebijakan, dan berkontribusi dalam pembangunan.
Seminar ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki ruang dan kesempatan untuk mengambil peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan pengetahuan, integritas, serta keberanian, perempuan diharapkan mampu menjadi pemilih yang cerdas, pemimpin yang bertanggung jawab, dan penggerak perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat.


Komentar Via Facebook :