Penerbangan Ditutup, Dua Wanita TKI dari Malasyia Terlantar dan Terpaksa Mengamen Untuk Menyambung Hidup di Batam

Penerbangan Ditutup, Dua Wanita TKI dari Malasyia Terlantar dan Terpaksa Mengamen Untuk Menyambung Hidup di Batam

Dua-wanita-yang-terlantar-dibatam

CYBER88.CO.ID | Batam - Dua wanita yang sebelumnya bekerja di Malaysia kini harus rela mengamen demi bertahan hidup di Batam.

Hal itu setelah keduanya 'terjebak' di Batam akibat penutupan penerbangan komersial di Bandara Hang Nadim Batam ditutup sejak Sabtu 25 April 2020 silam.

Kedua wanita itu adalah Ila (25) asal Padang, Sumatera Barat (Sumbar) dan Dewi (25) asal Yogyakarta.

Saat ditemui Awak media, di Simpang Kara, Batam, Kepri di salah satu tempat tongkrongan Rabu (29/04/2020) malam, keduanya mengaku 'terjebak' akibat Malaysia lockdown dan Indonesia menghentikan penerbangan komersial.

Baca JugaMutasi di Tubuh Polri, Irjen Boy Rafli Amar Menjabat Sebagai Kepala BNPT

"Kami kan kerja di Malaysia sebelumnya bang. Nah, beberapa waktu lalu balik ke Indonesia (Batam). Setelah balik, kami tertahan di sini. Serba salah, balik ke Malaysia lockdown balik ke kampung tak ada transportasi. Kehabisan duit, makanya sisa uang kami beli alat musik seadanya dan inisiatif ngamen untuk bertahan hidup," ungkap Dewi saat diwawancarai Tribun.

Sebelum mengamen, keduanya meminta izin kepada yang punya lokasi dan pengunjung.

"Pak boleh kami ngamen?," kata Dewi.
Warga di sekitar lokasi pun terlihat heran dengan aksi keduanya.

Sebab, jika dilihat dari penampilannya, keduanya tak terlihat seperti seorang pengamen.

(***)

Komentar Via Facebook :