Pekerja Wisata Sayang Heulang Garut Dapat Bantuan Sembako

Pekerja Wisata Sayang Heulang  Garut  Dapat Bantuan Sembako

CYBER88.CO.ID | GARUT - Kelompok sadar wisata, komunitas pariwisata dan ekonomi kreatif mendapatkan bantuan kerohanian dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebanyak 49 paket sembako bagi para pekerja pariwisata yang terdampak Covid-19.

Bantuan tersebut sebelumnya diserahkan secara simbolis oleh Kapolres Garut, AKBP Dede Yudy Ferdiansah,S.I.K,M.I.K kepada  Kapolsek Pameungpeuk, AKP Dedin di Mapolres Garut di saksikan Kadis Pariwisata dan Budaya Kabupaten Garut, Budi Gan Gan.

Selanjutnya bantuan paket sembako diserahkan langsung oleh Kapolsek Pameungpeuk AKP Dedin kepada para pekerja pariwisata di kawasan wisata Sayang Heulang, Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat,  didampingi Sekmat Pameungpeuk Bhabinkamtibmas dan Babinsa.” Jum'at (22/05/2020).

Menurut Duseng (40) ketua Rt 03 dan sebagai  wakil ketua Kompepar Wisata Sayang Heulang Kecamatan Pameungpeuk ketika di hubungi melalui Telepon seluler mengatakan, berawal dari pengajuan bantuan sembako melalui Disparbud Kabupaten Garut untuk para pelaku usaha di tempat wisata dengan pengajuan awal sebanyak 68 KK untuk Rt 03 dan Rt sebelah lagi sekitar 45 KK jumlah total sebanyak 113 KK.

"Pengajuan ini belum ke Acc atau terakomodir semua mengingat para pelaku usaha di tempat wisata sayang heulang fatal dampaknya akibat Virus Corona (Covid-19), sehingga semua tempat wisata tutup "ujarnya .

Lanjut Duseng, seperti diketahui pandemi Covid-19, membuat sektor pariwisata di wilayah Garut Selatan lumpuh, hal itu tak hanya menyebabkan anjloknya pendapatan dari sektor pariwisata tapi juga mengakibatkan para pelaku usaha tidak bisa berjalan.

"Alhamdulillah walaupun bantuan yang diberikan oleh Kementrian Pariwisata sebanyak 49 KK kami ucapkan terima kasih, "ungkapnya.

Ditambahkannya, “semoga saja usulan dapat tambahan paket sembako, kasihan juga banyak yang tidak bekerja, tidak bisa jualan sehingga adanya bantuan sitidaknya dapat meringankan beban.

"Bantuan yang di terima sebenarnya buat kami ini merupakan dilema buat saya, jangan sampai ada kecemburuan sosial, saya berharap kekurangan bantuan tersebut sesuai dengan data dapat di usulkan supaya mendapatkan dan kebagian bantuan.

Hasil dari musyawarah dengan warga penerima bantuan ada solusi terbaik. Akhirnya warga menerima bantuan per paket itu dibagi menjadi dua.

Untuk setiap paket sendiri berupa Beras (5Kg), Gula Pasir, Kecap manis (550 ml), Minyak goreng (2 liter), Tepung terigu (1Kg), Sarden, Abon dan Mie instan 10 bungkus, " tuturnya.

Selain itu, Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek, Sekmat Pameungpeuk, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan semua pihak yang sudah membantu dalam pemberian paket sembako,”Pungkasnya .

*(Suwito)*

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait :