Diamankan, Tiga Pucuk Senjata Api dan Magazen di Bandara SSK II Pekanbaru
Tiga-pucuk-senjata-api-laras-pendek-diamankan-di-Bandara-SSK-II-Pekabaru-Riau
CYBER88.CO.ID I PEKANBARU - Penemuan 3 Pucuk Senjata api laras pendek dan 1 Pucuk Senapan Angin yang dibungkus dengan 1 Kardus Coklat, Jum'at (7/8/20), pukul 09.00 WIB bertempat di X-Ray Gudang Cargo Bandara Internasional SSK II dgn tujuan Bandung Transit CGK yg akan dikirim melalui pesawat Garuda Indonesia/GA 175 PKU-CGK dengan No SMU 126 - 4242 8680 schedulle take off 11.05 WIB.
Pengiriman dilakukan melalui jasa kurir PT. POS berinisial M yang merupakan karyawan BUMN PT.POS, dari data pengiriman diketahui kalau barang paket tersebut berasal dari Provinsi Jambi, pengirim salah satu Shop (AK) di Jambi dengan tujuan penerima paket bernama CA yg beralamat di Bandung.
Jenis Senjata dan Munisi yang diamankan pihak keamanan bandara terdiri dari 3 Pucuk Senjata Api Laras pendek/Pistol berjenis MP-654K Cal. 4.5 MM, 1 magazen berisi 10 butir peluru tajam kaliber mm, 1 Pucuk Senapan Angin berjenis FX Crown tanpa peluru
Paket yang berasal dari Jambi tersebut tiba Pukul 08.50 WIB dengan menggunakan mobil Expedisi PT.Pos Indonesia Jl. Sudirman No.229 dan di turunkan di Gudang cargo Bandara SSK II Pekanbaru untuk melaksanakan pengiriman barang.
Setelah tiba di Gudang Cargo sesuai dengan prosedur, kurir Exspedisi JNR untuk segera menyelesaikan adminitrasi yang berlaku di Gudang Cargo Bandara Internasional SSK II Pekanbaru.
Setelah penyelesaian administrasi sekira pukul 09.00 WIB pagi, barang paket harus melakukan pemeriksaan melalui X-Ray Cargo oleh Avsec a.n Meki Yatno dan didampingi BKO TNI AU a.n Serma M. Muji.
Saat dilakukan pemeriksaan di X-Ray Cargo petugas Avsec a.n Meki Yatno mencurigai barang dan memanggil kurir exspedisi tersebut untuk dilakukan pemeriksaan secara manual/dibongkar, hasil pembongkaran secara manual pihak Avsec mendapatkan 3 Pucuk Senjata Api dan 1 Pucuk Senapan Angin beserta 1 Magazen berisi 10 Butir Munisi tajam.
Untuk pengamanan, Kurir bersama paket tersebut oleh pihak Avsec diserahkan ke Kantor Sat Pom AU Lanud RSN yang diterima Dansat POM AU Lanud RSN untuk dimintai keterangan. ***


Komentar Via Facebook :