Penyerapan dan Penyaluran Dana BOS Semakin Ruwet, LMPPSDMI Sebut Belanja SIPLAH Ibarat Momok yang Menakutkan Bagi Sekolah

Penyerapan dan Penyaluran Dana BOS Semakin Ruwet, LMPPSDMI Sebut Belanja SIPLAH Ibarat Momok yang Menakutkan Bagi Sekolah

CYBER88 | Kab.Bekasi -- Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLAH) Ibarat Momok yang Menakutkan bagi satuan Pendidikan dalam penyerapan alokasi Bantuan Operasional Sekolah.

"Pemerintah Sudah Memfinalkan SIPLAH menjadi belanja dan  transaksi langsung dengan pihak rekanan, supaya mempermudah dan administratif  pelaporan semakin tertata dengan baik.

"Namun, "bisa menjadi kendala Penyelenggara Pendidikan dalam Transaksi dan Belanja itu sendiri, karena berbagai macam faktor.

"Ketua LMPPSDMI Leonard Butarbutar Menyoroti Dampak yang diakibatkan belanja SIPLAH, hampir di semua Lini Sekolah baik SMP dan SD tidak optimal dalam penyerapan anggaran BOS.

Menurut Leo,"penyaluran dana Bos khususnya SD dan SMP yang ada di Kabupaten Bekasi mulai catur Wulan pertama sebesar  30 %  dari anggaran keseluruhan, Penyerapan anggaran  sangat Minim, padahal dalam Juknis perubahan penggunaan sudah sangat jelas peruntukannya, sehingga ini akan berdampak langsung ke Tahap pencairan Berikutnya.

"Ditambahkannya ,"Pada catur Wulan kedua sebesar 40% sepertinya  pihak sekolah Sudah mulai Mengeluhkan Kesulitan Dalam Mengantisipasi Perubahan Belanja, seperti masuknya belanja Pulsa Kuota Peserta didik.

"Dinas Pendidikan Juga seharus melakukan sosialisasi terhadap perubahan penggunaan, hingga membuat pihak sekolah kelimpungan dalam penyusunan RKS Perubahan," Ujar Leo.

"tidak Hanya itu.lanjut Leo, "Kami LMPPSDMI Mendapatkan informasi adanya  rekanan penyedia yang membuat kecurangan dalam proses Pelaksanaan kegiatan, kwitansi tidak sesuai dengan pesanan, dugaan kami Merupakan Permintaan Dari Oknum Kepala sekolah untuk mengerogoti Belanja lewat rekanan yang sudah di atur sedemian rupa,

LMPPSDMI akan melakukan Investigasi Untuk mengumpulkan sejumlah Buktinya, karena kami sudah mengantongi datanya, Kita tunggu waktu yang tepat untuk membongkar Dugaan Manipulasi ini,"Ungkap Leo.

Komentar Via Facebook :