Disenggol Straight News Cyber88 Baliho Imam Jumbo, Rizieq Shihab Langsung Melorot dan Hilang Entah Kemana?
CYBER88 | Jakarta -- Setelah beredar straight news Cyber88 tentang baliho raksasa Rizieq Shihab yang berdiri menantang di kawasan Rusunawa Marunda, beberapa jam kemudian baliho tersebut sudah raib tak jelas rimbanya.
Tak jelas juga kapan dan jam berapa baliho itu diturunkan, dan siapa saja atau pihak mana yang menurunkannya?
Yang jelas... dihari yang sama Jum'at (20/11) kira-kira pukul 16:30 wib awak Cyber88 melewati jalan utama kawasan Rusunawa Marunda dan menyaksikan baliho raksasa berikut spanduk kecil di bawahnya sudah tidak ada lagi.
Seorang ibu yang sedang bermain bersama 2 orang anak mengatakan tidak tahu kemana baliho tersebut dan tidak mengetahui siapa saja yang menurunkannya.
Saat ditanya apakah melihat ada aparat TNI yang berkunjung ke area sini?
Si ibu menjawab "tidak ada, tidak melihat ada aparat TNI di sini," ujar si ibu.
Beberapa orang warga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Cyber88, "dengan hilangnya baliho besar itu membuat lingkungan menjadi nyaman dan tidak ada lagi arogansi dan provokasi berasal dari baliho besar itu," kata salah seorang diantaranya.
Salah seorang warga lainnya yang tidak mau disebut namanya menyampaikan pendapatnya, "Selama ini kan karena mereka itu dibiarkan berbuat semaunya, tidak ada aparat yang mengambil tindakan tegas, sehingga mereka merasa bahwa kelompoknya sangat ditakuti," ucapnya.
Jika aparat tidak melakukan pembiaran dan mulai mengambil tindakan tegas, mereka sebenarnya penakut. Apalagi kalau TNI yang sudah turun tangan. Mereka akan lari dan sembunyi seperti burung onta."tambah dia.
Seorang perempuan warga Rusunawa Marunda pun menyampaikan rasa senang dan sukacitanya dengan hilangnya baliho raksasa yang selama ini dianggap mengganggu pemandangan dan bikin sakit mata dan sakit kepala karena isinya (narasinya) dianggap menimbulkan kecemasan dan ketakutan di kalangan warga.
Biasanya... yang menjadi anggota FPI itu adalah pendukung Anies Baswedan," katanya.
Dia menyebut beberapa Blok di Rusunawa Marunda yang patut diduga ada anggota FPI di situ.
Pembiaran? Ya... itu bukan hal yang tidak diketahui oleh Cyber88. Sebab, hampir di banyak peristiwa Cyber88 menemukan awal persoalan yang bersumber dari pembiaran hingga kemudian terjadi penumpukan persoalan di masyarakat yang dikenal dengan istilah akumulasi persoalan.
Dan... tidak menutup kemungkinan Cyber88 akan terus melakukan penelusuran untuk mengidentifikasi, siapa saja dan mewakili instrumen Pemerintahan mana yang selama ini melakukan pembiaran sehingga begitu banyak persoalan yang menjadi momok di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara?
------------------------------------
Penulis : Chairudin (Jurnalis Cyber88)


Komentar Via Facebook :