Belum Genap Setahun Bangunan Rigit Beton, Mengalami Kerusakan

Belum Genap Setahun Bangunan Rigit Beton, Mengalami Kerusakan

CYBER88 | Mesuji -- Pemerintah Kabupaten Mesuji terus mengejar pembangunan jalan lingkungan. Targetnya 2019 jalan lingkungan mencapai 95 persen.

Namun pembangunan yang dilakukan tidaklah berimbang dengan kualitas di lapangan. Seperti diberitakan sebelumnya, banyak jalan yang sudah dibangun kini mulai nampak rusak kembali.

Sadam mengatakan, benar pembangunan jalan lingkungan sangatlah parah. Salah satunya Jalan lingkungan yang berada di Samping Sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) Simpang Pematang yang menuju ke Kantor Desa Simpang Mesuji serta ada juga jalan dari masjid Demak hingga menuju arah Mesjid Agung Simpang Mesuji, Kecamatan Simpang Pematang. Diduga belum genap setahun selesai dibangun, jalan tersebut sudah mulai rusak, “kata dia dengan singkat.

Yudi salah satu warga setempat ketika di konfirmasi mengatakan, diduga jalan rabat beton yang dibangun telihat banyak pasir, sehingga daya tahan jalan tidak lama dan batu sudah timbul serta retak seribu.

“Banyak lah pasirnya. Kini sudah mulai rusak, berlobang, kalau panas jadi berdebu,” kata Yudi.

Dorisman, Ketua Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Rakyat Indonsia Baru (Grib) PAC Kecamatan Simpang Pematang mengatakan, banyak temuan jalan rabat beton yang baru belum genap setahun selesai dibangun sudah mengalami kerusakan.

“Banyak temuan di lapangan. Belum genap setahun sudah ngelupas, nampak batu-batunya,” kata Dorisman.

Ia berharap pihak PUPR Kabupaten Mesuji untuk mengutamakan kualitas pekerjaan. “Supaya kuat. Walaupun jalannya pendek, tapi kualitasnya baik. Jangan jalannya panjang tapi cepat rusak,” imbuhnya.

Lanjutnya ia menjelaskan bahwa dengan kondisi rabat beton yang banyak rusak saat ini, harus segera dilakukan perbaikan.

“Sebelum parah harus diperbaiki. Kalau masih ada massa pemeliharaan, maka minta pihak ketiga untuk perbaiki,” ujarnya.

Komentar Via Facebook :