Ditaklukan Shakhtar Donetsk, Real Madrid Terancam Tak Lolos Babak Perempat Final Liga Champions

Ditaklukan Shakhtar Donetsk, Real Madrid Terancam Tak Lolos Babak Perempat Final Liga Champions

CYBER88 -- Kekalahan Real Madrid yang ditumbangkan Shakhtar Donetsk 0-2 pada Liga Champions, Rabu 2 November 2020 dini hari WIB. di Ukraina membuat Real Madrid terancam tidak lolos ke babak perempat final. 

Real Madrid hanya memenangkan satu dari lima pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Mereka saat ini berada di urutan ketiga di Grup B.

Toni Kroos mengatakan, Real Madrid amburadul musim ini. Ia menyadari timnya mengalami masa sulit musim ini dan mengakui masalah yang dialami timnya sebagian besar adalah soal mental.

"Semuanya kacau, musim ini kami kesulitan mencetak gol," katanya usai pertandingan seperti dilaporkan Antara.

"Ini bukan masalah fisik. Saya baik-baik saja, tetapi ketika kalah, semuanya negatif. Kami harus terus bekerja dan mencoba untuk memenangkan pertandingan terakhir," ujarnya.

"Bila sedang dalam jalur kemenangan, seseorang jelas memiliki kepercayaan diri lebih dibandingkan saat kalah, itu normal. Sebagai tim, tentu merasa lebih baik saat menang, tetapi kami harus menang lagi, terus bekerja," kata dia.

"Sulit untuk pergi dari sini dengan skor 0-2. Pada  pertandingan melawan Inter Milan kami mencetak gol lebih awal dan di sini hampir sama. Mungkin kami tidak begitu bagus, tetapi kami bermain bagus di babak pertama," ujar gelandang Jerman itu.

"Begitu tertinggal 1-0, segalanya membuat sedikit lebih sulit, kemudian saat skor 2-0 mungkin kami tidak percaya bahwa kami dapat membalikkannya. Meski begitu kami mencobanya sampai akhir," kata Toni Kross.

Rekan setim Toni Kroos, Luka Modric menolak menyerah dalam upaya mencapai babak perempat final usai kekalahan di Kiev.

"Masih ada pertandingan tersisa, kita akan lihat apa yang terjadi dalam pertandingan Inter Milan dan apa yang harus kami lakukan pada pertandingan terakhir," kata dia..

"Real Madrid telah menunjukkan bahwa ketika perlu menang, kami bisa melakukannya, tetapi kami harus menunjukkannya di lapangan karena kata-kata saja tidak cukup," tuturnya.

"Kami tidak memiliki konsistensi yang selalu kami miliki. Kami memiliki permainan yang hebat, dua pertandingan buruk, satu bagus, dua buruk. Kami kekurangan konsistensi itu dan kami harus menjadi lebih baik secepat mungkin," ucapnnya. (***)

Komentar Via Facebook :