Mencari Bibit Juara, Raden Bambang Sridaya Dorong Petinju Muda Klaten Naik Kelas

Mencari Bibit Juara, Raden Bambang Sridaya Dorong Petinju Muda Klaten Naik Kelas

CYBER88  I  Klaten, Geliat olahraga tinju di Kabupaten Klaten mendapat dukungan dari promotor olahraga, Raden Bambang Sridaya. Ia menyatakan siap ikut mendorong pencarian dan pembinaan bibit-bibit petinju muda potensial dari Klaten.

Bambang menilai, Klaten memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet tinju berprestasi. Karena itu, berbagai kejuaraan tinju yang melibatkan atlet usia muda dinilai penting sebagai ruang untuk menemukan talenta-talenta baru.

Dukungan tersebut disampaikan dalam gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kabupaten Klaten 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten dan Hari Bhayangkara ke-80. 

Ajang yang diselenggarakan di GOR Gelarsena Klaten tersebut mempertemukan petinju dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan sekitarnya, termasuk atlet pelajar tingkat SMP dan SMA.

Bagi Bambang, ring tinju bukan sekadar tempat adu pukulan. Di balik setiap pertandingan, terdapat proses panjang untuk mengukur mental, teknik, disiplin, dan potensi seorang atlet.

“Ini menjadi bagian dari proses untuk mencari bibit-bibit atlet. Kami menyambut baik kegiatan seperti ini dan siap mendukung agar anak-anak muda yang memiliki potensi bisa terus dibina,” ujarnya, Minggu (26/7/2026).

Menurutnya, pembinaan atlet harus dilakukan secara berjenjang. Petinju muda perlu diberikan kesempatan bertanding agar memiliki pengalaman dan mental bertanding yang kuat sebelum melangkah ke level yang lebih tinggi.

Dari kejuaraan tingkat daerah, lanjutnya, bukan tidak mungkin lahir petinju-petinju yang mampu mengharumkan nama Klaten di tingkat nasional, bahkan internasional.

“Yang penting ada wadah, ada pembinaan, dan ada kesempatan untuk bertanding. Dari sinilah potensi atlet bisa terlihat dan dikembangkan,” katanya.

Ketua Panitia Popda Kabupaten Klaten, Agus Sunyata, mengatakan kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga bagian dari upaya penjaringan atlet muda.

“Intinya kegiatan ini menjadi motivasi dan support bagi adik-adik di Kabupaten Klaten untuk mengembangkan diri di dunia tinju. Harapannya dari kegiatan ini muncul atlet-atlet yang bisa melangkah ke jenjang nasional hingga internasional,” ujarnya.

Agus menambahkan, sejumlah petinju yang tampil memiliki rekam jejak prestasi, termasuk atlet yang pernah meraih medali emas dalam berbagai kejuaraan. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan pengalaman sekaligus motivasi bagi petinju muda.

Sementara itu, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menilai olahraga tinju dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda yang memiliki energi dan minat bertarung.

“Kalau memang senang bertarung, bertarunglah secara resmi di tempat yang benar. Harapannya, semakin banyak wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakatnya,” kata Hamenang.

Menurutnya, olahraga tinju memiliki manfaat lebih luas karena dapat mengarahkan anak-anak muda agar menyalurkan keberanian dan energinya melalui jalur yang positif, disiplin, dan terukur.

“Jangan sampai anak-anak muda yang senang bertarung justru bertarung di jalanan. Kalau diarahkan dengan benar, mereka bisa menjadi atlet berprestasi dan meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.

Hamenang juga berharap ke depan semakin banyak kejuaraan olahraga digelar di Klaten, baik yang diselenggarakan Pertina maupun pihak lainnya. Dengan demikian, semakin banyak anak muda yang memiliki ruang untuk mengembangkan bakatnya.

Ia menegaskan, pembinaan tinju juga terbuka bagi atlet perempuan. Menurutnya, proses pembibitan yang dilakukan sejak dini dengan teknik dan pelatihan yang benar dapat melahirkan petinju profesional berkualitas.

Dengan dukungan promotor, pemerintah daerah, panitia, serta insan olahraga, Raden Bambang Sridaya berharap ring tinju di Klaten dapat menjadi salah satu pintu lahirnya atlet-atlet baru.

Komentar Via Facebook :