Diduga Bom Pesawat, Benda Mencurigakan Ditemukan di Pelataran Gedung Percetakan Negara Ambon
CYBER88 | AMBON – Warga di sekitar Gedung Percetakan Negara, Jalan Dr. Setiabudi, Kelurahan Ahusen, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, dikejutkan dengan penemuan benda yang diduga merupakan sisa bom pesawat, Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIT.
Benda yang diduga merupakan bahan peledak tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh para pekerja yang tengah menggali lubang untuk memindahkan tiang bendera sebagai bagian dari penataan area parkir di lokasi.
Peristiwa bermula ketika para pekerja melakukan penggalian tanah untuk pondasi tiang bendera. Namun, aktivitas tersebut terhenti setelah salah seorang pekerja, Stevi Simatauw, menemukan benda mencurigakan yang bentuknya menyerupai bom pesawat.
Menyadari potensi bahaya dari benda tersebut, para pekerja segera menghentikan aktivitas penggalian dan melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan warga, aparat kepolisian langsung mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi (police line) guna mencegah masyarakat mendekati Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Sebanyak 17 personel Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Maluku yang dipimpin AKP B. Liroga diterjunkan ke lokasi untuk melakukan sterilisasi, pengamanan area, serta identifikasi awal terhadap benda yang ditemukan.
Pasi Detasemen Gegana Satbrimob Polda Maluku, AKP B. Liroga, mengatakan berdasarkan pengamatan awal di lapangan, benda tersebut diduga merupakan sisa bom pesawat. Namun demikian, pihaknya belum dapat memastikan jenis maupun kondisinya karena bagian benda yang terlihat di permukaan baru sebagian kecil.
"Berdasarkan pengamatan awal di lapangan, benda tersebut diduga merupakan sisa bom pesawat," ujarnya.
Ia menjelaskan, hingga saat ini bagian yang terlihat di permukaan baru bagian ekor benda tersebut sehingga belum dapat dipastikan apakah kondisinya masih utuh atau telah mengalami kerusakan akibat lama tertimbun di dalam tanah.
"Baru ekornya yang muncul. Kami belum bisa memastikan apakah masih utuh atau tidak. Jadi belum bisa disimpulkan karena benda ini diduga sudah lama berada di lokasi. Ini baru perkiraan awal dari operator Tim Jihandak," katanya.
AKP Liroga menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polsek Sirimau dan Babinsa setempat dalam proses pengamanan lokasi.
"Malam ini kami sudah berkoordinasi dengan Polsek dan TNI, dalam hal ini Babinsa. Kami belum tahu pasti benda itu apa karena belum melihatnya secara utuh sehingga belum bisa menyimpulkan. Namun, dari perkiraan sementara petugas bentuknya mirip bom pesawat," ungkapnya.
Hingga Minggu (26/7/2026) pukul 23.00 WIT, Tim Jihandak masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan jenis, kondisi, maupun asal-usul benda tersebut sebelum dilakukan langkah penanganan berikutnya.
Proses pemeriksaan juga dipantau langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Maluku, Kombes Pol Tedy Purnanto. Sementara itu, lokasi penemuan masih dipasang garis pengaman guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi hingga Tim Jihandak menyatakan situasi benar-benar aman. Warga juga diminta segera melaporkan kepada aparat keamanan apabila menemukan benda mencurigakan yang diduga berpotensi membahayakan keselamatan.


Komentar Via Facebook :