Akhir Penantian Dua Dekade, Jembatan Perintis Garuda Resmi Hubungkan Kranggan–Leses

Akhir Penantian Dua Dekade, Jembatan Perintis Garuda Resmi Hubungkan Kranggan–Leses

CYBER88 | KLATEN – Penantian selama hampir 20 tahun akhirnya berbuah manis bagi masyarakat Desa Kranggan dan Desa Leses, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten. Jembatan Perintis Garuda yang membentang di atas Kali Klegung resmi dioperasikan melalui peresmian serentak Jembatan Perintis Garuda se-Provinsi Jawa Tengah, Kamis (23/7/2026).

Peresmian di Kabupaten Klaten dilakukan oleh Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, S.H., M.I.P., bersama Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom., ditandai dengan pemotongan pita dan penekanan tombol sirene. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peresmian terpusat yang dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Kabupaten Klaten, pejabat TNI-Polri, DPRD, pemerintah daerah, pemerintah desa, tokoh masyarakat, relawan, serta ratusan warga yang turut menyaksikan momen bersejarah tersebut.

Dalam sambutannya, Letkol Inf Slamet Hardianto menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan hasil sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan warga akan akses penghubung yang aman dan layak.

Menurutnya, keberadaan jembatan bukan hanya menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga membuka akses yang lebih cepat menuju fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat.

"Keberhasilan pembangunan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat mampu menghadirkan pembangunan yang benar-benar bermanfaat bagi rakyat," ujarnya.

Dandim juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Sementara itu, Kepala Desa Kranggan Harjito mengungkapkan rasa syukur atas terwujudnya impian masyarakat yang telah dinantikan selama dua dekade.

"Kurang lebih 20 tahun kami menantikan jembatan ini. Alhamdulillah hari ini akhirnya terwujud. Terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto, TNI, dan seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan pembangunan ini," katanya.

Senada dengan itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyebut peresmian Jembatan Perintis Garuda sebagai momentum bersejarah bagi masyarakat Kranggan dan Leses.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0723/Klaten yang dinilai berperan besar dalam mempercepat pembangunan jembatan tersebut.

"Semoga jembatan ini mampu memperlancar transportasi masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, meningkatkan perekonomian warga, dan menjadi infrastruktur yang membawa manfaat luas. Namun, jembatan ini juga harus dirawat bersama agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang," ujar Bupati.

Jembatan Perintis Garuda memiliki panjang 42 meter dengan lebar 1,2 meter dan menjadi penghubung utama antara Desa Kranggan dan Desa Leses. Kehadirannya memberikan manfaat langsung bagi sekitar 1.600 kepala keluarga di kedua desa.

Selain mempercepat mobilitas warga, jembatan tersebut juga diharapkan menjadi pendorong pemerataan pembangunan wilayah, memperkuat konektivitas antardesa, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai layanan publik.

Peresmian Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti nyata sinergi TNI Angkatan Darat melalui Kodam IV/Diponegoro bersama Pemerintah Kabupaten Klaten dalam menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan daerah.

Komentar Via Facebook :