Saiful Chaniago: LK III HMI Harus Lahirkan Pemimpin Visioner dan Berintegritas

Saiful Chaniago: LK III HMI Harus Lahirkan Pemimpin Visioner dan Berintegritas

CYBER88 | AMBON – Komisaris Utama PT PLN Energi Gas, Saiful Chaniago, menegaskan bahwa pelaksanaan Advance Training Latihan Kader (LK) III Tingkat Nasional yang digelar BADKO HMI Maluku bukan sekadar agenda kaderisasi organisasi, melainkan menjadi momentum strategis untuk mencetak calon pemimpin bangsa yang berintegritas, visioner, dan memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan nasional.

Hal tersebut disampaikan Saiful usai menghadiri pembukaan Advance Training LK III Tingkat Nasional BADKO HMI Maluku di Gedung Islamic Center Ambon, Sabtu (25/7/2026).

Sebagai mantan Ketua BADKO HMI Maluku–Maluku Utara, Saiful memahami bahwa LK III merupakan jenjang kaderisasi tertinggi di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Menurutnya, tahapan tersebut menjadi proses pembentukan karakter kepemimpinan yang menuntut kader tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang dalam berpikir, memiliki kepedulian sosial, serta mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan bangsa.

"Advance Training merupakan proses pembentukan kepemimpinan pada level tertinggi di HMI. Di sinilah kualitas kader benar-benar ditempa agar memiliki integritas, wawasan kebangsaan, dan kemampuan memimpin dengan penuh tanggung jawab," ujar Saiful.

Ia menilai tantangan pembangunan yang dihadapi Indonesia, termasuk Maluku, semakin kompleks sehingga membutuhkan regenerasi pemimpin yang memiliki kapasitas, integritas, dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang memimpin. Karena itu, kaderisasi harus dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam melahirkan pemimpin yang kompeten dan berkarakter.

Saiful juga mengapresiasi kontribusi HMI yang selama ini telah melahirkan banyak tokoh nasional di berbagai bidang. Ia berharap tradisi tersebut terus dijaga melalui proses kaderisasi yang berkualitas.

"HMI telah banyak melahirkan tokoh yang memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. Saya berharap LK III ini terus melahirkan kader-kader yang mampu berkarya dan mengabdi untuk masyarakat, bangsa, dan negara," katanya.

Ia mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan setiap proses pelatihan sebagai sarana memperkuat kualitas kepemimpinan, bukan sekadar memenuhi syarat kelulusan kaderisasi. Menurutnya, pemimpin sejati adalah mereka yang mampu menghadirkan gagasan, menyelesaikan persoalan, serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

"Maluku membutuhkan generasi muda yang berani mengambil tanggung jawab, mampu berkolaborasi, dan siap menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan pembangunan. Saya berharap LK III ini melahirkan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah maupun Indonesia," tegasnya.

Saiful optimistis Advance Training LK III BADKO HMI Maluku akan menjadi wadah lahirnya kader-kader unggul yang siap mengabdikan diri di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, dunia usaha, akademisi hingga organisasi kemasyarakatan. Dengan bekal integritas, kapasitas, dan semangat pengabdian, para kader diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan yang berpihak pada kepentingan rakyat dan kemajuan bangsa.

Komentar Via Facebook :