Kades Cipaku Sosialisasikan Prokes dan Laksanakan PPKM Jilid 2

Kades Cipaku Sosialisasikan Prokes dan Laksanakan PPKM Jilid 2

CYBER88 | Majalengka -- Ditengah kondisi pandemi Covid-19 yang belum mereda dan entah kapan akan berakhir, Membuat pemerintah dari tingkat sampai Desa harus bekerja ekstra keras dalam menanggulangi wabah ini. 

Salah satunya dengan melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sampai ke tingkat pelosok termasuk di wilayah Kabupaten Majalengka Jawa Barat.

Seperti halnya Suharya Kades Cipaku, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jabar. Ia mengatakan, "Kegiatan PPKM ini terus dilakukan untuk mensosialisasikaj Inpres No.6 Tahun 2020," ungkapnya.

Dijelaskannya, apa yang dilaksanakannya ini, juga merupakan implementasi dari Perbup Majalengka Nomer 74 Tahun 2020 tentang peningkatan disiplin masyarakat dan penegakan protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 dimulai dari pelosok Desa yang ada dikabupaten Majalengka.

"Ini dilakukan agar masyarakat bisa mematuhi Prokes terkait terhidar dari Covid-19," ucap Suharya saat temui Cyber88.co.id di ruang kerjanya, (1/3/2021). 

"Kami dari Pemerintahan Desa Cipaku tak bosan-bosannya terus memberikan himbauan terhadap masyarakat agar selalu waspada dan jangan sampai menyepelekan Virus corona," Sebutnya.

"Kami juga terus melakukan sosialisasi akan pentingngya penerapan protokol kesehatan seperti Memakai Masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak. Serta hindari kerumunan massa," Tuturnya.

Suharya menambahkan, "kami terus berkordinasi dengan pihak tim Satgas Covid-19 serta Forkompincam dalam pelaksanaan PPKM tahap 2 ini. Serta sosialisasi terhadap dilingkungan di Bolk- Blok, dan RT, RW serta  masyarakat dan masyarakat ada masyarakat yang masuk ke daerah kita, mau saudara kita sendiri atau bukan, agar membawa hasil tes Swab dari tempat asalnya dan melapor ke desa kami," Ujar Suharya

Jika tidak membawa hasil tes Swad dari daerah asla maka kami akan melakukan isolasi secara mandiri untuk mengantisifasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yakni penularan virus corona," Tandasnya. (Tatang)

Komentar Via Facebook :