Dobrak UMKM, Aipda Taufik Ciptakan Obat Herbal Mengurangi Gejala Covid-19

Dobrak UMKM, Aipda Taufik Ciptakan Obat Herbal Mengurangi Gejala Covid-19

CYBER88 | Bogor -- Aipda Taufik Komarudin, Kasium Polsek Rumpin Polres Bogor Polda Jabar, membentuk sebuah UMKM di bidang obat herbal untuk mengurangi gejala Covid-19.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, mengatakan, aksi personel Polres Bogor ini melalui peran serta sang adiknya yang merupakan seorang peneliti obat-obatan herbal. Aipda Taufik bersama-sama menciptakan sebuah obat inhalant Covid-19 yang diberi nama Enviel yang tentunya juga dapat mendobrak ekonomi UMKM.

“Melalui peran serta sang Adik yang juga merupakan seorang peneliti obat-obatan herbal, Aipda Taufik bersama-sama menciptakan sebuah obat inhalant covid 19 yang diberi nama Enviel, “Kata Erdi, Rabu (17/3/2021).

Kapolres Bogor Polda Jabar AKBP Harun, menuturkan, "Peran Polri di tengah pandemi ini cukup banyak bukan hanya melakukan PPKM dan Ops Yustisi saja,  tetapi turut mendukung dan membantu pengembangan UMKM. Jadi, ini sangat bagus dan menjadi motivasi bagi anggota lainnya.

"Tentu apa yang telah di lakukan Aipda Topik Ini kami sangat mengapresiasi dan  sangat mendukung sekali kegiatan inovasi yang berdampak kebaikan bagi institusi dan masyarakat. Semoga kedepan kegiatan ini juga bisa mendorong hal- hal positif bagi masyarakat." Ungkap Harun.

Sementara itu, Aipda Taufik memeparkan, "Ide ini tercipta dari saya sendiri, yang mengamati masih cukup tingginya angka penyebaran covid 19 dan didukung oleh basic bidang keilmuan dari keluarga di bidang farmasi. 

Dengan turut melibatkan sejumlah warga masyarakat yang menjadi korban PHK akibat pandemi ini, lanjut Taufik, kami memberikan fasilitas kepada mereka untuk membuat dan mengembangkan Inhalant Oil Covid 19 ini.

“Dengan memanfaatkan hasil sumber daya alam di wilayah Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor dan beberapa wilayah lainnya, kami bisa menciptakan Inhalant oil ini berbahan dasar minyak astiri dan beberapa campuran tanaman-tanaman herbal lainnya, Ujar dia.

"Mengenai pemasaran, inhalant oil yang kami buat ini masih bersifat terbatas karena ijinnya belum selesai. Namun uji klinis dan hasil laboratorium terkait obat ini telah selesai dan keluar dengan hasil yang layak". Ungkap Taufik. (Hilman)

Komentar Via Facebook :