Sejumlah Pihak Sebut, Pelaksanaan P3-TGAI di Pasirlawang Patut Jadi Percontohan

Sejumlah Pihak Sebut, Pelaksanaan P3-TGAI di Pasirlawang Patut Jadi Percontohan

CYBER88 | Ciamis -- Sektor pertanian mempunyai peranan yang sangat penting dalam membangun perekonomian nasional termasuk perekonomian daerah. Karena, sektor pertanian berfungsi sebagai penyedia bahan pangan untuk ketahanan pangan masyarakat.

Tak hanya itu, sektor pertanian berperan sebagai instrumen pengentasan kemiskinan, penyedia lapangan kerja, serta sumber pendapatan masyarakat.

Untuk meningkatkan produktifitas pertanian, pemerintah melalui Kementrian PUPR mengucurkan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air (P3-TGAI) melalui perkumpulan petani pemakai air (P3AI).

Tahun 2021 ini, P3AI Tirtasari, Desa Pasirlawang Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis, Jawa Barat mendapatkan kucuran anggaran sebesar Rp.195 juta untuk membangun saluran irigasi yang saat ini sedang dalam pekerjaan.

Sejumlah masyarakat Desa Pasirlawang menyebut program P3-TGAI yang sedang dikerjakan ini sebagai percontohan.

Yanto, Salah satu tokoh masyarakat menyampaikan, "Program P3 - TGAI di desanya sangat bermanfaat bagi di dua desa. Pasalnya, kata dia, saluran irigasi tersebut bisa mengairi sawah  mereka yang terletak di dusun pasanggrahan dan juga sawah masyarakat desa Purwadadi kecamatan purwadadi kabupaten Ciamis.

Yanto menuturkan, Penerima manfaat yakni kelompok tani Tirtasari yang terletak di Dusun Mekarsari Rt 01 Rw 01 desa Pasirlawang Kecamatan Purwadadi adalah kelompok yang aktif dalam sektor pertanian.

Kelompok tani Tirtasari, dengan kepengurusan,  Ketua Undang Ruspendi, Sekertaris, Dian Kusuma, Bendahara, Setia Ari Cahyani, lanjut dia, telah melaksanakan anggaran tersebut dengan baik.

"Bukan cuma kata masyarakat, hal tersebut juga dikatan oleh pihak BBWS, "Ucap dia pada Cyber88.co.id, Kamis (17/5/2021).

Makanya saya merasa heran apabila sampai ada pemberitaan dimedia yang sedikit miring atas kelompok  Tirtasari seperti yang telah diberitakan oleh salah satu media online, "Sesal dia.

Namun, saya tidak mau menyebutkan media apa, saya yakin betul ini telah terjadi kesalahpahaman.
Karena di desa kami semua masyarakat merasa berterima kasih atas program tersebut, "Bebernya.

Terpisah, Kades Pasirlawang Taryono menjelaskan, "sebagai kepala desa, dirinya tetap harus ikut memantau pekerjaan tersebut.

Kata dia, anggaran tersebut harus terealisasi sesuai RAB dan program tersebut benar-benar bisa bermanfaat untuk masyarakat, terutama para petani yang memiliki sawah disekitar lokasi tersebut.

"Saya sebagai Kades, tidak akan menyebutkan bahwa kelompok Tirtasari tersebut baik atau menjadi percontohan, "Katanya.

Namun bisa dilihat secara pakta di lapangan, bagaimana hasil pisik yang telah dikerjakan oleh kelompok tersebut, "Ucapnya melanjukan.

Masyarakat beserta pengawas dari pihak BBWS juga bisa menilai, Bagai mana  hasil pekerjaan tersebut, "Ujar Kades.

Sementara itu, Yulianto, Kasi Kesejahtraan  menambahkan, "kelompok tani Tirtasari, telah melaksanakan tugasnya sesuai RAB dan amanah.

Adapun kesalahpahaman sesuai pemberitaan dimedia online www.60menit.com itu saya anggap wajar, karena Media juga sebagai Control, Punya hak untuk membuat berita, "Ujarnya.

Dengan adanya media, LSM, Ormas, menurut dia, juga sangat membantu kinerja pemerintahan selama ini.

Saya berharap semua rekan-rekam media sinergi dengan program pemerintah dan membuat pemberitaan yang seimbang, "Harapnya.

Kami semua juga sangat menghargai profesi rekan media, tanpa adanya media, maka kami tidak dapat menyampaikan informasi secara luas terhadap masyarakat pungkasnya. (Samsu)

Komentar Via Facebook :