Pembangunan Check Dam yang Belokasi Diantara Dua Wilayah Tak melakukan Sosialisasi Secara Menyeluruh, Disoal Warga dan Lurah Singkup Kota Tasik

Pembangunan Check Dam yang Belokasi Diantara Dua Wilayah Tak melakukan Sosialisasi Secara Menyeluruh, Disoal Warga dan Lurah Singkup Kota Tasik

CYBER88 | Tasikmalaya -- Perubahan tata guna lahan yang terjadi pada daerah aliran sungai (DAS) menyebabkan laju erosi dan sedimentasi semakin meningkat setiap tahun. Oleh sebab itu, upaya dalam mengurangi tingkat erosi dan sedimentasi DAS di hulu Bendungan leuwikeris, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui dirjen sumber daya air Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy membangun pengendali air berupa check dam

Pembangunan chek dam yang menelan anggaran Rp.10 miliar lebih itu dikerjakan oleh PT Trijaya Nusantara Abadi dan PT Gumilang Sajati berlokasi diantara dua Kabupaten/Kota. Kegiatan pembangunan tersebut, tepatnya di antara Desa Margaluyu Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya dan Kelurahan Singkup Kecamatan Purbaratu Kota Tasik,

Namun sayangnya, menurut beberapa sumber yang berhasil ditemui Cyber88.co.id, pembangunan chek dam tersebut hanya melakukan sosialisasi di salah satu wilayah. Padahal lokasi pembangunan ada di wilayah perbatasan. Hal tersebut tentunya menuai kritik dari sejumlah pihak.

Seperti dikatakan Ikin, salah satu tokoh masyarakat di Kelurahan Singkup Kecamatan Purbaratu, yang menyebut bahwa sebelumnya pihak BBWS menyampaikan akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu sebelum pelaksanaan kegiatan.

Setau saya awalnya pekerjaan ini akan dilakukan sosialisasi terhadap warga di wilayah Desa Margaluyu dan Kelurahan Singkup. Dulu sewaktu saya mengikuti rapat awal di BBWS Cimari konsultan dari pihak BBWS mengatakan demikian, “Ungkap Ikin pada Cyber88.co.id, Senin (14/6/2021).

Kenapa sosialisasi itu harus dilakukan diantara keduanya, menurut Ikin, karena wilayah ini berada di dua kabupaten/Kota yang berbeda.

Namun, herannya, sampai hari ini pekerjaan sudah dimulai, tidak ada sosialisasi.

Sementara, lanjut dia, semua matrial, alat berat, direksigit dan jalan yang digunakan untuk pembangunan check dam tersebut semuanya berada dilokasi kelurahan singkup. Bukan di Desa Margaluyu.

Tapi ko.. sosialisasi yang dilakukan hanyalah di Desa Margaluyu, “Ucap dia dengan nada heran.

Ditempat terpisah, Pupung, Lurah Singkup membenarkan apa yang disampaikan oleh warganya Ikin. Ia mengarakan, sebagi Lurah Singkup tidak pernah menerima permohonan sosialisasi dari pihak perusahaan yang akan mengerjakan pekerjaan Check Dam ini,

Saya bersama Camat Purbaratu hanya menerima surat pemberitahuan pada hari rabu minggu yang lalu dan hari kamisnya turun alat berat ke lokasi, “Terang dia saat dihubungi melalui telepon celulernya, Senin (14/6/2021)

Pupung, melanjutka. Menurut saya alangkah baiknya bila pihak perusahaan melakukan dulu sosialisasi kepada masyarakat dan juga muspika. Supaya nanti, apabila ada masyarakat, rekan - rekan media, LSM, Ormas sebagai Control yang mempertanyakan kepihak kelurahan kami tidak kebingungan dalam memberikan penjelasan.

Apalagi kini alat berat, material, direksikit dan semua peralatan pembangunan tersebut disimpan dilokasi kelurahan singkup, “Ujar Pupung.

Tentunya hal tersebut harus dipertimbangkan demi keamanan dan kenyamanan bersama. Saya sudah pernah nanya ke pak Gozim sebagai pelaksana. Kenapa sosialisasi cuma dikakukan di Desa Margaluyu. Sementara di Kelurahan Singkup tidak, Bahkan saya tanya RT 03 dan RW 07  juga dia tidak tau, “Terangnya.

Sementara itu, Jajat, ketua RT 03 saat ditemui dikediamannya menyebutkan, bahwa proyek adalah program pemerintah dan ini untuk keperluan masyarakat banyak, Jadi kalau masalah itu silahkan tanya langsung ke pak Lurah atau kepihak perusahaan.

Kami beserta tokoh disini akan mendukung untuk hal yang positip, “Ungkapnya.

Cyber88.co.id berusaha menghubungi pihak BBWS dan juga pelaksana. Namun, hingga ditayangkannya berita ini, belum ada penjelasan dari pemilik perusahaan ataupun pihak BBWS. [samsu]

Komentar Via Facebook :