383 Santri Positip Covid-19, Dinkes Ciamis Belum Terima Pemberitahuan dari Dinkes Kota Tasikmalaya Ada warganya yang Terpapar

383 Santri Positip Covid-19, Dinkes Ciamis Belum Terima Pemberitahuan dari Dinkes Kota Tasikmalaya Ada warganya yang Terpapar

CYBER88 | Tasikmalaya – Disaat Pemerintah Kota Tasikmalaya tidak henti-hentinya berusaha semaksimal mungkin memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dikejutkan dengan adanya kejadian di Ponpes 67 Benda Kelurahan Nagarasari, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Jawa barat.

Kabid P2P Dinkes kota Tasikmalaya, Dr.Asep Hendra saat diminta keterangan oleh Cy88er.co.id melalui telepon celuler menjelaskan, “bahwa benar disalah satu pondok pesantren kota tasik telah terjadi 383 orang yang positip terpapar Covid-19 berdasarkan 3 kali hasil swab.

Kejadian tersebut disinyalir berawal dari adanya kegiatan  pada pemanggilan kepada Ratusan santriwan dan santriwati pada tanggal 17 januari 2021 untuk bertatap muka dipondok pesantren tersebut, “ungkap Asep.

Selanjutnya Pada tgl 29 januari salah satu santriwati mengalami hilangnya indra Penciuman, sehingga diadakan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan swab santriwati tersebut dinyatakan Positip terpapar Covid-19.

“Kemungkinan besar, santriwati yang positip telah mengalami kontak langsung dengan yang lain sehingga mengakibatkan ratusan santri dan pengajar dipondok pesantren tersebut terpapar juga,” bebernya.

Kemudian, Lanjut Asep. Dari 3 kali pemeriksaan para santri dan seluruh para pengajar dengan jumlah total 850 dinyatakan positip 383 orang.

Pada tanggal 8 pebruari 2021 diambil sempel dan hasil swab antigen diketahui pada tgl 14 pebruari 2021. Dari total 383 orang tersebut, dilakukan isolasi dibeberapa tempat diantaranya isolasi mandiri dirumah masing-masing, Hotel Crown Tasik, Rs HRS dan Puskesmas Lakbok Kabupaten Ciamis,”Terangnya.

Sementara, menurut keterangan Dr Bayu, Kabid Kesehatan Pemkab Ciamis saat dikonformasi oleh Cyber88.co.id terkait adanya warga kabupaten Ciamis yang positip terpapar Covid-19 dan dilakukan isolasi di Puskesmas Lakbok, dia mengaku bahwa sampai saat ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis belum menerima tembusan baik secara lisan ataupun tertulis dari dinas kesehatan Kota Tasikmalaya.

Memang sekitar 6 hari yang lalu, dari pihak Puskesmas lakbok ada tembusan kepada pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, bahwa ada warga Pulo Erang Ciamis yang dijemput dari tasik dengan perlengkapan dan penerapan protokol kesehatan Covid-19, “pungkasnya (Samsu/Asep Tarsa)

Komentar Via Facebook :