Mengenang Histori Mbah Dalem, Masyarakat Batu Tulis Inisiasi Pembangunan Masjid

Mengenang Histori Mbah Dalem, Masyarakat Batu Tulis Inisiasi Pembangunan Masjid

CYBER88 | Bogor -- Indonesia memang kaya akan tradisi dan budaya. Setiap lokasi memiliki histori tersendiri yang takkan dilupakan, khususnya di daerah yang masyarakatnya masih menjaga kuat warisan sejarahnya.

Beragam mitos dan kepercayaan pun membalut citra lokasi-lokasi yang dianggap sakral. Itulah hal yang membuat Indonesia memiliki kekhasan dari bangsa lainnya.

Selain budaya, para tokoh sejarah yang dihormati masyarakat pun salah satunya adalah sosok pejuang syiar agama. Hal ini pun tertuang pada slogan tokoh proklamator Indonesia, Bung Karno, yaitu "Jas Merah" sebagai akronim "Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah".

Di Bogor, Jawa Barat, tepatnya di Batu Tulis, ada tokoh ulama yang menyiarkan agama Islam di Jawa Barat, ialah Mbah Dalem yang cukup dikenal masyarakat sekitar di banyak generasi.

Mengenang sejarahnya, masyarakat Batu Tulis sangat ingin membangun sebuah masjid di atas lahan yang kental akan histori. Inisiatif tersebut, mengundang tanggapan dari beberapa aktivis.

Bung Geno Benggol, salah satu aktivis yang mengapresiasi rencana pembangunan masjid tersebut. "Ini nuat tulus dan mulia. Siapapun manusia, pasti akan mati. Nah, sebelum habis masa hidup ini, kita gunakan untuk kebaikan. Selagi masih ada kesempatan sebelum ajal datang, mari kita wujudkan," ajak Geno.

Di bawah naungan Yayasan Mbah Dalem yang diketuai Jajang Suherman, juga keluarga besar pemberi wakaf, hendak memulai penggalangan dana pembangunan masjid Al Ikhlas Mbah Dalem, Batu Tulis, Kota Bogor, Jawa Barat.

Yudi sebagai arsitek dari perencanaan pembangunan masjid, mendukung inisiasi Jajang Suherman sebagai ketua panitia dan juga sekretarisnya untuk mewujudkan rencana ini.

Harapannya, selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga sebagai monumen perjuangan Mbah Dalem dalam menyiarkan agama Islam untuk mengenang jasanya dan memotivasi untu menjadi ptibadi yang lebih baik.

Komentar Via Facebook :