Hati Siapa yang Tak Hancur, Suami Selingkuh dengan PNS

Hati Siapa yang Tak Hancur, Suami Selingkuh dengan PNS

CYBER88 | Banjar -- Hati siapa yang tak hancur saat mengetahui suaminya berselingkuh atau memiliki wanita idaman lain (WIL). Kebahagiaan yang telah dijalani bertahun-tahun dalam biduk rumah tangga, tiba-tiba hancur begitu saja.

Hal tersebut diungkapkan seorang perempuan berinisial RK yang merupakan istri sah OW, warga RT 01 RW 05 Dusun Bantardawa 1 Desa Karyamulya Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kepada Cyber88.co.id, Selasa (29/6).

RK menyebut, dirinya mengetahui suaminya, berselingkuh dengan dengan seorang oknum PNS berinisial MA yang bekerja di Kelurahan Situbatu Kecamatan Banjar, Kota Banjar.

RK menuturkan, dirinya sudah berumah tangga dengan OW sejak tahun 2016 dan dikaruniai seorang anak laki-laki (AH). 

RK mengaku, rumah tangganya selama ini begitu nyaman dan bahagia. Namun, kebahagiaan itu tiba-tiba hancur dan kehidupan rumah tangganya seperti neraka setelah kehadiran pihak ketiga yang menurut dia telah mengganggu kehidupannya.

"Saya gak habis pikir, kenapa dia begitu tega menghancurkan rumah tangga kami, padahal sebagai sorang PNS, sementinya perempuan itu tau etika," ungkapnya dengan nada sedih.

Sebagai perempuan yang sama memiliki naluri keibuan, dia juga seharusnya dapat merasakan apa yang kini saya rasakan," imbuh dia.

Meski demikian, RK pun hanya bisa pasrah dengan keadaan seperti ini. Ia mengatakan, segalanya tergantung dari keputusan pengadilan agama. 

Namun, lanjut dia, Ia pun akan tetap memperjuangkan hak dia dan anaknya. Juga meminta pertanggungjawaban dari oknum PNS tersebut dengan mengadukan ke Badan Kepegawaian Kota Banjar dan bila perlu ke Walikota.

"Saya akan meminta pertanggung jawaban terhadap wanita yang telah menghancurkan rumah tangga kami. Saya akan datang ke Badan Kepegawaian dan juga Walikota Banjar untuk meminta  oknum PNS yang telah menghancurkan rumah tangga saya dipecat secara tidak hormat," ketusnya.

"Supaya ia merasakan kehancuran seperti yang saya rasakan. Tolong rekan media sebagai kontrol masyarakat dampingi saya sebagai masyarakat yang terzolimi," tandasnya.

Terpisah, AA, Lurah situbatu kota banjar mengatakan, "Saya sebagai Lurah di Situbatu mengetahui hal ini akan menyampaikan ke yang bersangkutan terkait hal ini."

Kata dia, hari ini kebetulan yang bersangkutan tidak masuk kerja.

"Namun menurut kami sebagai  Lurah, karena masalah ini cenderung lebih ke internal atau masalah pribadi, silahkan selesaikan secara internal dengan yang bersangkutan," katanya.

"Saya akan coba sampaikan," ucapnya.

Sampai diturunkannya berita ini, MA belum dapat memberikan keterangan. Dihubungi melalui telepon seluler selalu di-reject, pesan chat pun diblokir, begitupun SMS tidak dijawab.

Komentar Via Facebook :