PPKM Darurat Hari ke-3, Kades Palasah Himbau Prokes
CYBER88 | Majalengka -- Presiden Joko Widodo secara resmi mengumumkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dimulai pada tanggal 3 Juli sampai 20 Juli mendatang.
Hal ini dilakukan, merespons lonjakan kasus Covid-19 sejak beberapa pekan terakhir yang menyebabkan tenaga kesehatan kewalahan.
Menyikapi adanya kebijakan baru itu, Pemerintah Desa Palasah, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, bersama satgas Covid-19 tinggkat Desa, Senin (5/7) berkeliling ke tiap Blok- Blok, di lingkungan desa tersebut untuk memberikan sosialisari PPKM Darurat.
Mereka juga tak pernah lelah memberikan himbauan protokol kesehatan sembari melakukan penyemprotan desinfektan ke rumah warga. Warga yang ada di blok Antarnaya, jagawana dan Bangala,
Kepala Desa Palasah, Cucu Sutarna mengatakan, Sebelum dari awal diterapkannya PPKM Darurat, kami beserta Jajaran perangkat desa bersama tim Gugus tugas dan relawan di lingkuangan terus mensosialisasikan kepada masyarakat.
"Hal ini kami lakukan untuk mengendalikan Covid-19, di seluruh wilayah Desa Palasah," kata dia saat ditemui Cyber88.co.id di ruang kerjanya.
Menurutnya, ini semua dilakukan agar masyarakat bisa mendisiplinkan dirinya dalam menjalankan Prokes, supaya terhindar dari serangan Covid-19.
Ia pun mengatakan, Pemerintahan Desa Palasah dan satgas Covid-19, tidak akan pernah lelah memberikan imbauan terhadap masyarakat agar selalu waspada dan tidak menyepelekan virus corona.
"Sosialisasi penerapan protokol kesehatan berupa memakai masker, mencuci tangan, dan Menjaga jarak, serta tidak membuat kerumunan massa, terus kami lakukan," Lanjut dia.
Selain itu, kata dia, pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan pihak Tim Gugus Tugas Covid-19 serta Forkompincam dalam pelaksanaan PPKM hari ke-3.
"Saya juga selalu menghimbau kepada RT dan RW agar lebih selektif dalam mengakomodir masyarakat lain yang akan masuk ke wilayah desa kita ini. Entah itu saudara kita sendiri atau bukan, supaya membawa hasil tes Swab dari tempat asalnya dan melapor ke desa kami," tegasnya.
Tak lupa kades Cucu menghimbau masyarakat luar yang mengunjungi wilayah kami yang tidak membawa hasil tes swab, maka kami akan melakukan isolasi secara mandiri.
"Hal tersebut untuk mengantisipasii terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan agar segera melapor kepihak gugus tugas untuk di tes swab, kami juga memberikan informasi kepada pihak perusahaan yang pegawainya tidak mempunyai surat tersebut agar dikeluarkan, guna pencegahan penularan Covid-19 di lingkungan pekerjaan," ungkapnya.
Hal serupa disampaikan para Kadus 1, 2dan 3 UCi, Ade Wiwin Wikarta, Ade Nandang juga mengatakan, kami menyampaikan kepada masyarakat yang ada di lingkungan Blok-Blok tingkat RT dan RW agar jangan menyepelekan bahayanya Covid-19.
“Ikuti anjuran Pemerintah desa palasah dan tetap Patuhi Prokes," tegas para Kadus Palasah. [Tatang]


Komentar Via Facebook :