Cerdaskan Anak Bangsa yang Berakhlak Mulia, TBM Silayung Lembakum Siliwangi Tingkatkan Program Kegiatan
CYBER88 | Bandung -- Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Silayung merupakan kegiatan pendidikan Non Formal yang berada di dekat Situ Ciburuy yang elok nan mempesona, tepatnya terletak di Kp. Sadang Wetan Rt 02 Rw 16 Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.
Dalam kegiatannya, TBM Silayung tersebut, selain kegiatan taman bacaan perpustakaan masyarakat juga melakukan kegiatan pendidikan Non Formal lainnya seperti kegiatan pendidikan TPA Hafidz Qur'an, Acara Itikaf, Kegiatan Sholawat dan Pengajian bersama, Pembinaan orang-orang yang mulai hijrah dan kegiatan ibadah lainnya.
"Kepala TBM Silayung, Herdi Sardi, menjelaskan, dari kegiatan TBM Silayung itu sendiri bertujuan untuk mencerdaskan generasi anak muda bangsa dari kebodohan serta dipupuk ilmu agamanya dari mulai sejak dini agar menumbuhkan sifat anak menjadi lebih beradab, soleh, dan berkhlak mulia.
Apalagi, lanjut dia, sekarang tidak bisa dipungkiri sekolah-sekolah pendidikan formal pada masa Pandemi Wabah Covid-19 ini masih sistem belajar Daring dari rumah. Efeknya, membuat mereka pada jenuh untuk belajar dan beralih bermain ke permainan game online.

Inilah salah satu contoh yang bisa merusak adab dan akhlak mereka dengan adanya sistem Pembodohan massal seperti ini. Herdi menilai, hal tersbut bisa merusak generasi anak muda bangsa,
Anak-anak yang belajar di TBM Silayung ini kita juga menyiapkan makanan dan minuman ringan seperti snack, kue, ciki, dll. Itu dilakukan agar mereka semua yang belajar disini nyaman, tenang dan konsen untuk belajar, “Ucapnya.
Herdi menuturkan, "Awal terbentuknya TBM Silayung ini, didirikan pada tahun 2017 silam., tepatnya pada bulan oktober. Kegiatan TBM Silayung ini didukung penuh oleh masyarakat sekitar khususnya masyarakat desa ciburuy ini sendiri.
“Saya mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada tokoh masyarakat sekitar, aparatur Desa Ciburuy, FKTBM KBB, Dinas Disarpus KBB, Para Relawan Pengajar dari para Ustad/Ustadzah serta Para Mahasiswa IKIP dan Juga untuk Keluarga Besar Lembakum Siliwangi yang sudah mendukung dan mensupport kegiatan TBM Silayung ini "Ungkapnya.
.jpg)
Rifki Okta Ketua Umum Lembakum Siliwangi
Sementara itu, Rifki Okta Ketua Umum Lembakum Siliwangi dan juga selaku Pembina TBM Silayung Menuturkan, “sudah jelas amanah untuk para turunan "SILIWANGI". Dimana sudah menjadi wasiat dari setiap garis keturunannya untuk Menegakkan Tiang Agama dan Keadilan Hukum di Negara.
Menurut catatan sejarah, Ungkap Rifki, sudah jelas. Dari banyak keturunannya, melahirkan para Ahli Ibadah yaitu Para Syekh, Para Waliyullah, Para Ulama, Alim Ulama, Para Kyai, Para Ustad/Ustadzah, dsb nya.
"Makanya Bapak RI Pertama kita yaitu beliau Bung Karno berpesan," Jangan pernah melupakan sejarah dan belajar dari sejarah, "Tuturnya.
Rifki pun berpesan," Hidup itu sesaat Bung! Harta, jabatan, kedudukan hanya titipan sementara saja, jadi janganlah bertingkah sombong dan bangga dengan apa yang kita punya apalagi silau dengan dunia yang fana ini bisa celaka dunia dan akhirat apalagi sombong sekali tidak mau sujud, patuh, tunduk kepada Allah SWT.
"Tapi kejarlah Amal sebanyak-banyaknya untuk bekal kita di akherat kelak nanti," Pesannya.
"Jangan pernah melihat dari penampilan, derajat ataupun kedudukannya untuk mengukur keimanan dan ketakwaan seseorang apalagi sampai menzalimin dengan memfitnah seseorang sampai lepasnya tali ukuwah islamiyah.
Karena, menurut Rifki, dimata Allah SWT derajat manusia itu sama semuanya yang membedakan hanyalah takaran dari keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,
"Biar Penampilan Koboy atau Django belum tentu hatinya penjahat atau zalim, Betul Tidak? Ucap Rifki sambil bersenda gurau dengan Wartawan,"
Rifki melanjutkan, “Justru saya paling benci dan menghinakan pada zaman sekarang inj banyak Penjahat bermodus berbau agamis yang disalahgunakan untuk menipu dan menzalimin sesama umatnya ataupun masyarakat luas.
Bagi saya, sudah sangat biadab alias haram karena sudah mencoreng nama baik agama dan jelas-jelas sudah termasuk golongan orang munafik alias laknatullah alaih atau pengikut Dajjal karena saya banyak mengurus perkara di Lembakum Siliwangi sendiri banyak dari pengaduan di Masyarakat tentang kasus penipuan berbau modus agamis, "Tegas Rifki."
Maka dari itu dengan adanya TBM Silayung ini sudah jelas akan program kegiatannya. Kata dia, dalam jangka waktu dekat ini TBM Silayung akan saya programkan untuk dijadikan Yayasan TBM Silayung yang akan dicanangkan juga untuk dibuat TPA Hafidz Qur'an.
“Saya berharap, keberadaan TPA kelak melahirkan anak-anak santri dan didik yang bermutu serta unggul sebagai penerus anak muda bangsa yang bersifat soleh-solehah yang sudah dibekali ilmu dasar agama yang kuat sejak dini untuk membangun negeri NKRI kita ini.
“Generasi bangsa harus dijauhkan dari Paham-paham Ideologi Komunisme dan berpegang teguh pada Pancasila dan UUD 45 agar kelak melahirkan pemimpin yang benar-benar Adil dan Bijaksana atau Ratu Adil yang berakhlakul karimah bukan menjadi pemimpin yang zalim, "Ungkap Sang Pangeran Siliwangi. [*jay]


Komentar Via Facebook :