Aktualisasi GMNI Dalam Mencerdaskan Anak Bangsa di Tengah Pandemi
CYBER88 | Sukabumi -- Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh jenis coronavirus baru yaitu Sars-CoV-2, dilaporkan pertama kali di Wuhan Tiongkok pada 31 Desember 2019.
Menjadi penyebab seluruh negara dan termasuk Indonesia memaksa pembelajaran Sekolah SD, SMP, SMK/SMA dan Perguruan tinggi harus melakukan pembelajaran dirumah dengan online atau daring (dalam jaringan).
Hasil advokasi di Kampung Sukamanah RT 001/ 005 di Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat, Kabupaten sukabumi. Ternyata masih banyak orangtua siswa mengeluh karena pembelajaran lewat daring atau belajar dirumahkan kurang efektif.
Sehingga kebanyakan anak lebih tertarik bermain dengan teman-temannya dari pada belajar, seperti di kampung Sukamanah kebanyakan ortua siswa pekerja sehingga anak-anaknya tidak terperhatikan dalam aspek pembelajaran.
Melihat konteks di masyarakat GMNI Sukabumi melakukan pengabdian berperan aktiv dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai amanah konstitusi melalui "RUANG CERIA" Mengajar anak usia SD dengan mengedepankan pendidikan karakter.
Konsep belajar sambil bermain dengan tujuan supaya anak-anak mempunyai watak, tabiat, akhlak atau kepribadian sehingga terbentuk dari hasil internalisasi berbagai kebajikan yang diyakini dan digunakan sebagai landasan untuk cara pandang, berpikir, bersikap, bertindak dan memiliki moralitas sebagai anak bangsa.
Kebajikan tersebut berupa sejumlah nilai moral, dan norma, seperti jujur, berani bertindak, dapat dipercaya, hormat pada orang lain, disiplin, mandiri, dan kerja keras, kreatif, dan mengembalikan kembali semangat anak-anak dalam belajar.
Kegiatan ini mendapatkan dukungan yang positif dari masyarakat setempat dan antusias anak-anak yang sangat baik membuat kita menjadi lebih semangat untuk mengajar.
Ketika salah satu dari anak-anak itu di tanyai mengenai bagaimana perasaannya dengan adanya ruang belajar seperti ini,
"Kita senang sekali kakak-kakak datang disini hadir ngajarin kita lagian kitanya juga ga ada kegiatan paling juga main kerumah temen atau ga dirumah main hp," terang Intan salah satu murid mengikuti belajar bareng bersama GMNI.
Dalam kegiatan tersebut, kami menerima kesan pertama yang membuat kita semangat dalam melaksanakan pembelajaran.
Pengabdian ini sudah berjalan dimulai sejak tanggal 21 Februari, dan sampailah tiba pada puncak acara mengajar yang di selenggarakan pada tanggal 27-28 Maret dengan mengadakan beberapa perlombaan seperti lomba Adzan, Pidato, Hafalan ayat suci Al-Qur'an, puisi, LCC dan penampilan kreasi seni seperti menari dihadiri masyarakat dan orang tua siswa.
Dalam kesempatan itu, Indra Rissandi Wakabid Kaderisasi Pendidikan dan Ideologi DPC GMNI SUKABUMI RAYA, dalam pembukaan acara menyampaikan,
"Semoga Ruang Ceria ini bisa membantu keresahan yang dirasakan oleh masyarakat dan orangtua siswa terhadap pembelajaran disekolah yang harus di rumahkan dengan cara Daring, sehingga bisa dirasa kurang efektif."
"Ruang Ceria ini dengan mengedepankan Pendidikan Karakter semoga bisa menjadikan anak-anak supaya mempunyai kesadaran terhadap nilai-nilai sosial, Kemanusiaan, Budaya dan cinta tanah air," tuturnya.
Diakhir sambutannya, Ia menyampaikan, dalam pembentukan karakter anak-anak orang tua berperan penting dalam membentuk karakter tersebut karena lebih memahami karakter anak dan bisa mengarahkan sesuai dengan potensi anak tentunya dengan rasa penuh kasih sayang.
"Pendidikan adalah hal pokok yang akan menopang kemajuan suatu bangsa. Kemajuan suatu bangsa dapat diukur dari kualitas dan sistem pendidikan yang ada," Pungkasnya.


Komentar Via Facebook :