Mobil Ambulance Covid-19 Puskesmas Cimaragas, Kirim Tabung Oksigen ke Rumah Kepala Puskesmas yang Berada di Pamarican
CYBER88 | Ciamis -- Sebuah mobil Ambulance Covid-19 berplat nomor Z 9997 T terparkir didepan tempat praktek dr AGGY yang berada di Dusun Kertajaga Rt 04 Rw 02 Desa Sukajaya Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis, Selasa (13/7) sekitar pukul 10.00 wib. Rumah tersebut ternyata milik H Gusdiana yang merupakan Kepala Puskesmas Cimaragas.
Mobil ambulance tersebut, mengangkut tabung gas oksigen. Nampak sang sopir ambulance, menurunkan tabung oksigen ukuran besar yang berisi ditukar dengan tabung oksigen kecil yang kosong.
Ditemui Cyber88.co.id, sang sopir bernama Mansoer Efendi mengatakan, dirinya mengantarkan oksigen untuk keperluan Kepala Puskesmas Cimaragas H Gusdiana yang sedang sakit.
Mansoer mengaku, sebetulnya, ia sedang tugas vaksinasi di daerah Bojong Malang. Namun, karena ini urgen, jadi lebih didahulukan melayani Kepala Puskesmas Cimaragas yang sedang sakit dan oksigennya habis.
“Makanya saya disuruh oleh pihak puskesmas mengantar oksigen ini, “Ucapnya.

Udung Hindaya, Kasubag TU Puskesmas Cimaragas saat dikonfirmasi ditempat kerjanya mengatakan, kepala Puskesmas sedang sakit sejak tanggal 26 juni 202, dan setelah menjalani Tes antigen H Gusdiana dinyatakan positip Covid 19.
“Setelah diperiksa ulang melalui SWAB atau PCR yang hasilnya keluar tanggal 29 juni 2021 juga positip Covid 19, Ahirnya kepala Puskemas Cimaragas menjalani isolasi mandiri dirumahnya, “Terang Udung.
Udung, membenarkan adanya ambulance Covid-19 yang digunakan oleh sopir untuk mengantarkan tabung oksigen kerumah kepala puskesmas.
Hal tersebut dilakukan, karena kita sebagai rekan kerja sekaligus beliau adalah atasan kami, tentunya kita harus saling membantu, toh oksigen tersebut cuma seharga kurang lebih 100 ribu, “Ucapnya.
Menurut dia, hal tersebut tidak akan menjadi kendala untuk Puskesmas Cimaragas kekurangan oksigen, bila masyarakat yang dirawat inap dipuskesmas membutuhkan.
Saya cuma sosial kemanusiaan saja membantu kepala puskesmas, Karena selain positip Covid-19, Ia juga terkadang sesak napas. Jadi karena posisi emergensi, kita bantu beliau, “Katanya.
Terpisah, Ivan, kabid pelayanan kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis saat dimintai keterangan melalui telepon seluler mengatakan, dalam keadaan situasi darurat seperti ini, misalkan ada Puskesmas yang kekurangan oksigen untuk melayani masyarakat, maka diperbolehkan antar puskesmas meminta bantuan pinjaman oksigen.
Hal ini demi pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat. Memang harga oksigen saat ini naik dua kali lipat, “Ujarnya.
Menurut kepala puskesmas pamarican H Tata, puskesmas pamarican sedang tutup selama tiga hari karena dua dokter positip terpapar Covid-19.
“Terkait kejadian oksigen yang dikirim dari puskesmas Cimaragas ke lokasi rumah H Gusdiana yang berada diwilayah pamarican, saya tidak pernah mendapatkan pemberitahuan atau koordinasi dari puskesmas Cimaragas sampai saat ini, “Kata H Tata saat dihubungi Cyber88.co.id melalui sambungan seluler, Selasa (13/7/2021).
H Tata menjelaskan, kalau berdasarkan standar oprasional puskesmas, ketika ada masyarakat yang terpapar positip Covid-19 dan membutuhkan bantuan oksigen, seharusnya pihak puskesmas Cimaragas berkoordinasi dengan puskesmas pamarican.
Terkait kepala Puskesmas Cimaragas yang rumahnya berada di Dusun Binangun Kecamatan Pamarican membutuhkan bantuan oksigen, nanti dari pihak Puskesmas Pamarican yang akan membantu dengan mengirimkan oksigen tersebut beserta nakes untuk pelayanan terhadapnya, “Terang dia.
Adanya kejadian tersebut, Ujang, Salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Ciamis mengatakan, kami sebagai masyarakat memandang, bahwa pelayanan bagi masyarakat sangat penting apalagi menyangkut nyawa seseorang.
“Namun kami berharap, Jangan sampai pelayanan tebang pilih atau seolah ada yang di istimewakan, “Ucapnya.
Kata Ujang, contoh kejadian ini sangat bagus. Pelayanan puskesmas Cimaragas luar biasa disaat H Gusdiana positip terpapar Covid-19 dan mengalami sesak napas, Puskesmas Cimaragas bisa mengirimkan oksigen untuk kepentingan masyarakat walaupun keberadaan tempat tinggalnya berada diluar Kecamatan Cimaragas.
Kami sebagai masyarakat acung jempol dan akan memantau, mudah - mudahan pelayanan kesehatan diseluruh kabupaten ciamis bisa seperti ini, ketika masyarakat membutuhkan. (Samsu)


Komentar Via Facebook :