Perairan Raja Ampat dan Halmahera Jadi Tempat Penelitian Pushidrosal
CYBER88 | Raja Ampat -- Pusat Hidro-oseanografi TNI angkatan Laut (Pushidrosal) melaksanakan ekspedisi Jala Citra (I) tahun 2021 Aorora di wilayah perairan Halmahera, Maluku Utara dan wilayah perairan Raja Ampat, Papua Barat. Selasa, (24/08/21) WIT.
Ekspedisi tersebut merupakan misi Nasional TNI-AL yang bertujuan untuk melakukan penelitian dan pemetaan wilayah perairan, yang mana titik koordinatnya sudah ditentukan.
Ekspedisi ini resmi dilepas oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Yudo Margono, S.E ,MM di pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta) pada tanggal 3 Agustus 2021.
Terdapat sejumlah armada yang digunakan dalam misi Nasional, salah satu armada yang digunakan untuk melakukan penelitian di wilayah perairan Halmahera dan Raja Ampat adalah KRI Spika.KRI Spika tiba di pelabuhan Waisai Raja Ampat pada hari Senin (23/8/21) hari kemarin.
Kaitannya dengan Ekspedisi tersebut, Danpushidrosal, Laksamana Madya (Laksdya)TNI, Dr. Agung Prasetiawan, M.A.P dalam sambutannya menyatakan, wilayah perairan Raja Ampat belum ter-survei secara lengkap.
Ia mengemukakan bahwa tepat di atas wilayah perairan Raja Ampat terdapat gangguan dari dasar laut, yakni terdapat karang yang tumbuh dan meninggi di jalur perlintasan kapal. Hal tersebut, Kata Danpushidrosal, dapat mengganggu aktivitas pelayaran.
"Di wilayah Raja Ampat ini belum ter-survei dengan lengkap dan beberapa waktu yang lalu ada juga kapal yang melintas disini dan mengalami semacam gangguan dari dasar laut atau ada terumbu karang yang tumbuh Pak.makanya terlanggar oleh kapal itu". terang Danpushidrosal di areal pelabuhan Waisai.
Untuk diketahui, selain menjalankan misi penelitian, TNI-AL juga melaksanakan kegiatan Bakti Sosial, yakni kegiatan Vaksinasi Massal di Wilayah Provinsi Papua Barat.
Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, S.E, kepada sejumlah awak media di Waisai, menyatakan dirinya menyambut baik atas kegiatan yang tengah dijalankan oleh TNI-AL.
Kata Bupati AFU, Program Vaksinasi Nasional ini merupakan anjuran pusat yang tetap akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah bersama instansi terkait di Kabupaten Raja Ampat.
Bupati memberikan apresiasi atas kegiatan baksos vaksinasi massal di Raja Ampat. Ia menegaskan, bahwa hingga saat ini vaksinasi yang dilaksanakan oleh pihaknya dan juga instansi lainya belum mencapai target 70 persen, namun lanjut dia, Pemerintah daerah dan juga instansi lainya akan tetap berupaya untuk melaksanakan vaksinasi di wilayah Raja Ampat.
Dijelaskan,bahwa Selain sebagai fungsi pertahanan, Pushidrosal merupakan lembaga hidrografi yang berperan mewakili Indonesia dalam menyediakan peta, buku-buku publikasi Nautika baik nasional maupun internasional.
"Jadi kapal-kapal asing di seluruh dunia bila akan melalui perairan Indonesia, petanya ada di Pushidrosal, jadi cukup berat, cukup besar tanggung jawab Pushidrosal dalam rangka menyediakan kebutuhan publik baik nasional maupun internasional," tutup Danpushidrosal.


Komentar Via Facebook :