KPM di Pelalawan Dapat Beras Bulog 10 Kg, Bonus PPKM
CYBER88 | Pelalawan- Para ibu rumah tangga yang terdata sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Pangkalan kerinci Kabupaten Pelalawan Riau mendapat beras Bulog satu karung seberat 10 kilogram yang berlogo BUMN, sebagai bonus gratis dimasa pandemi berlakunya PPKM.
"Beras bulog dari bantuan Kemensos sebanyak 10 kilo dibagikan gratis kepada KPM, sebagai bonus bantuan dimasa berlakunya PPKM. memang kalau dimasak keras nasinya, supaya rasanya enak harus dicampur dengan beras, selain dari beras bulog," demikian papar Pendamping kecamatan BSP, Susan kepada cyber88 di Kantor Lurah Pkl. Kerinci barat, Minggu, (28/08/21).
Menyinggung jumlah KPM warga tak mampu terdata, menurut utusan, bahwa angka data itu tergantung data dari kelurahan yang masuk ke Kemensos. Bahwa petugas pendamping cuma mengawasi saja.
Dalam setiap tahap statistik data akan berubah, karena ada warga yang telah meninggal. "Jumlah total penerima bantuan langsung yang tercatat khusus di kecamatan Pangkalan kerinci sekitar 900 KK, bahkan dari kelurahan Barat/Desa Kuala Terusan ada yang cuma 2 KK terdata sebagai KPM menerima BSP," ujar petugas Pendamping itu.
Pantauan dilapangan, bahwa tahap 14-15 ini setiap KPM menerima uang tunai Rp. 600 ribu. Dan uang itu harus dibelanjakan semua. Para KPM banyak yang kecewa karena yang dibutuhkan tak sesuai yang disediakan warung yang ditunjuk.
Seperti diketahui, secara resmi mekanisme dari pusat bahwa Program Sembako merupakan bantuan sosial pangan senilai Rp150.000/KPM/bulan yang disalurkan dalam bentuk nontunai dari Pemerintah kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setiap bulannya melalui mekanisme uang elektronik.
Dana bantuan program Sembako digunakan hanya untuk membeli bahan pangan yang telah ditentukan untuk program Sembako di e-warong dan tidak dapat diambil tunai.
Alat pembayaran yang digunakan dalam penyaluran Program Sembako adalah Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang berfungsi sebagai uang elektronik sehingga wajib dibawa oleh KPM pada saat pemanfaatan dana bantuan program Sembako di e-warung. Ternyata kenyataan di lapangan khusnya di Kecamatan Pangkalan Kerinci, tak seperti mekanisme. **


Komentar Via Facebook :