Burhanuddin Ceritakan Sejarah Berdirinya TPM Al Ikhlas Gisting
CYBER88 | Gisting - Saat ini TPM Al ikhlas mulai di kenal masyarakat banyak akibat segala kegiatan bersifat keagamaan semakin memberikan dampak positif yang di rasakan masyarakat khususnya di kecamatan Gisting. Rabu, (01/09/21).
Saat di sambangi ketua TPM Al ikhlas Burhanuddin menceritakan sejarah berdirinya TPM Al Ikhlas Gisting.
"Awal mei tahun 2018, saya berfikir bagaimana group WhatsApp yang dihuni oleh para perantau dari gisting lampung dan juga warga yg berdomisili di Belpas (belakang pasar) Gisting Tanggamus Lampung bukan hanya sebagai ajang silaturahmi semata tapi juga mampu menjadi wadah kepedulian warga kepada Musholla Al Ikhlas yang terletak di belakang Pasar Purwodadi Gisting Tanggamus Lampung.
"Demi merealisasikan gagasan tersebut saya menggandeng beberapa perantau dan juga warga yg berdomisili di Belpas membentuk organisasi sosial nirlaba yg diberi nama Tim Peduli Musholla (TPM) Al Ikhlas.
Pada tanggal Mei 2019 dengan menunjuk saya sebagai ketuanya, di samping mengajak warga utk gemar berjamaah di Musholla juga mengajak masyarakat untuk peduli dengan keadaan jamaah sekitar Musholla yang kurang beruntung dalam kehidupan ekonominya.
"Seiring berjalannya waktu TPM AL pada tanggal 19 November 2019 resmi dibuatkan akte notarisnya dengan nomor 14 tahun 2019, alhamdulillah atas izin Allah sudah berjalan hampir 3 tahun, mendapatkan sambutan baik dari masyarakat dan semakin bertambahnya donatur di TPM AL ikhlas salah satu program unggulan TPM AL ikhlas menyalurkan nasi bungkus, memberikan santunan rutin bulanan kepada yatim piatu dan lansia dhuafa yg saat ini sudah berjumlah 80 orang, memberikan santunan kesehatan bagi warga yang sakit, memberikan santunan kematian kepada keluarga jamaah, membuka warung Murah, membagikan sembako kepada yatim piatu dan lansia dhuafa serta para janda, bingkisan lebaran berupa sembako dan uang tunai untuk 100 anak yatim piatu dan lansia dhuafa pada setiap Iedul Fitri, mengadakan Qurban untuk anak Yatim piatu pada setiap gelaran idhul Adha.
Mendirikan Badan Usaha Milik Lembaga (BUML) yaitu TPM Store menjual pakaian yg 100% labanya untuk anak yatim piatu dan ternak kambing untuk Yatim.
Dengan terselenggaranya program tersebut kami berharap Musholla mampu menjadi pusat peradaban islami sehingga tidak hanya menjadi tempat untuk ibadah namun mampu menumbuhkan kesalehan sosial diantara jamaah dan warga sekitar." pungkas Burhan.


Komentar Via Facebook :