Terkait Pekerjaan Rehabilitasi Jalan Hotmix Gang di Desa Bojongcideres yang Sebelumnya Tak Dipasang Papan Proyek, Ini Kata Kades
CYBER88 | Majalengka -- Terkait belum dipasangnya papan proyek dalam pengerjaan rehabilitasi jalan hotmix gang Desa Bojongcideres yang disoal warga, Kepala Desa mengklarifikasi pernyataan-pernyataan warganya yang menginginkan adanya keterbukaan dalam Pelaksanaan kegiatan yang didanai oleh anggaran dana desa tahap ke 3 tahun 2021.
Sebelum diberitakan, dilokasi pekerjaan tak ada papan proyek, Kades menyebut Papan Proyek ada di pihak TPK. Setelah ditayangkan berita bertajuk “Tak Ada Papan Proyek, Pekerjaan Hotmix di Desa Bojong Cideres Disoal Warga. Kades: Belum Dipasang” Papan proyek itu pun seketika terpasang di lokasi pekerjaan.
“Segala yang disampaikan oleh warga adalah hal yang wajar dalam mengkritik dan tidak ada salahnya untuk mengkritik Pemerintahan Desa selama sifatnya untuk kemajuan Desa Bojongcideres. Tentunya ini adalah demi kebaikan kita semua, “Kata Usep Kades Bojongcideres didampingi Hamzah (Sekdes) saat ditemui Cyber88.co.id Senin (15/11/2021).
Usep menjelaskan, “terkait pelaksanan Proyek pekerjaan hotmix itu merupakan hasil musyawaraj desa (Musdes) yang sudah dituangkan dalam rencana kerja pembangunan desa (RKPdes) yang berpedoman pada rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMDes)
Kata dia, untuk pekerjaan di 2 dusun dan terbagi di setiap-tiap RT 01, 02, 03 dan 04 RW 02. Sedangkan untuk di dusun 2, tepatnya di RT 01, 02, 03 dan 04, RW 04. sebagiannya menunggu anggaran dana desa ditahun 2022, yang akan datang.
‘Itu juga saya akan disesuaikan dengan RAB, dan kedepannya akan ditingkatkan agar di lingkungan bisa tertata rapih dan bisa dirasakan kemanfaatannya, jadi kalau sebagian itu hanya yang inti- intinya saja, “Terang Kades,
Kemudian, lanjutnya, terkait pekerjan Hotmix jalan lingkungan di 2 Dusun tersebut itu memang titik yang betul belum tercover dan kondisinya rusak apa lagi dimusim hujan jalan gang tersebut banyaknya genangan Air.
“Setelah selesai, itu tentunya akan bisa dirasakan manfaatnya oleh warga ketika melintasi ke lingkungan tersebut, “Tegas Usep,
Hamzah, Sekdes Bojongcideres, mengucapakan terimakasih atas hak jawabnya. Karena, ujar dia, apa yang disampaikan dan dijawab, itulah yang sebenar-benarnya.
“Bukan menutup-nutupi, itupun juga kami dituntut untuk membuat laporan yang sebenar- benarnya dan bisa dibuktikan sesuai dengan laporan RAB demi tertibnya Adminitrasi, “Kata Sekdes.
Usep menambahkan, dengan kerendahan hati dirinya menyampaikan permohonan maaf apabila ada kekurangan atas kinerjanya.
“Keinginan tahuan dari masyarakat adalah suatu kewajaran saja. Atas nama Pemertintah Desa, kami mohon maaf pada masyarakat desa apabila kami disini kurang bisa menerima apa yang diharapkan warga, “Ujarnya.
Ia pun perharap, ketika ada halhal yang kurang mengerti sebaiknya coba dimusyawarahkan.
“Kami beserta jajaran pemerintah desa siap melanyaninya demi kebutuhan layanan masyarakat, “imbuhnya
"Biarlah semua ini kami dijadikan hikmah. Adapun segala kekurangan akan terus diberbaiki dan ditingkatkan, “Tukasnya.
Sementara itu, Ketua DPC LSM Penjara Kujang, saat dihubungi melalui WashAppnya, menyampaikan, bagi kita ini semua adalah mitra. Maka dari itu harapan kami selaku lembaga independen, akan selalu siap untuk Bersinergi dan saling membenahi manakala ada yang dianggap kurang.
Namun demikian, kata dia, pemerintah desa janag menyepelekan sekecil apapun yang sudah ditetapkan dalam aturan.
“Untuk semua rekan Kepala Desa khususnya yang ada diwilayah Kecamatan Dawuan agar mau menerima kritikan - kritikan yang sipatnya untuk membangun desa kita masing- masing.
”Kamipun berharap kepada rekan media dan lembaga lainnya juga untuk saling mengingatkan, “Pungkasnya. (Tatang),


Komentar Via Facebook :