Apresiasi Terhadap Tunanetra, Instansi di Cilegon Fasilitasi HUT Pertuni
CYBER88 | Cilegon -- HUT Disabilitas Nasional yang ke-56, dirayakan begitu antusias oleh para disabilitas di seluruh Indonesia.
Kegiatan tersebut bertempat di Mandiri FM, Gedung Diskominfo Kota Cilegon yang disiarkan secara langsung dan diisi oleh Disnet Band dari Yayasan Pertuni Kota Cilegon, Rabu (26/1/2022).
Disnet Band adalah kumpulan anak-anak berbakat yang terdiri dari 6 personel ini sudah mulai banyak dikenal oleh masyarakat sekitar Cilegon. Walau mereka tidak bisa melihat, tetapi bakat mereka dalam bermusik tidak perlu diragukan lagi.
Bayu Panatagama, Pembina Pertuni Kota Cilegon saat diwawancara mengatakan, hari ini Pertuni nasional termasuk Cilegon ulang tahun yang ke-56, kami merasa bersyukur eksistensi Pertuni sekarang sudah mulai dikenal oleh masyarakat, baik pemerintah maupun dunia Industri.
"Peranan pers yang luar biasa untuk memberikan satu kesempatan mengenalkan organisasi persatuan tunanetra," katanya.
"Saya berharap kedepan mereka bukan untuk dikasihani, tapi saya yakin mereka punya potensi. Potensi inilah yang akan kami eksplore, sehingga mereka bisa berkarya di bidang apa saja, baik seni maupun yang lainnya.
Dirinya juga menjelaskan, "Di Dirgahayu Pertuni yang ke-56 ini saya sangat bahagia dan senang. Mudah-mudahan acara Dirgahayu Pertuni dari siaran langsung di Radio Mandiri FM, podcast serta latihan jurnalis bersama Cyber88 selama 3 hari di Unival berjalan lancar."
"Ba'da Maghrib kita akan adakan tasyakuran, potong tumpeng dari Ibu Laura, serta nanti hari Minggu itu spesial. Ada jalan santai semua anggota Pertuni Kota Cilegon dari Pemkot sampai ke Krakatau Junction acara car free day, jadi disnet akan spesial tampil untuk memperingati Dirgahayu Pertuni yang ke-56," jelasnya.
Di tempat yang sama, Adik Rifai selaku ketua Pertuni Kota Cilegon berkomentar tentang kesan bagaimana dirinya selama ini menjadi ketua bagi orang-orang disabilitas netra.
"Kendala itu banyak, tetapi disini saya tidak membahas kendalanya ,karena sudah menjadi resiko ketuanya untuk melayani anggot.a Cilegon sendiri memiliki 276 anggota dan yang aktif sebanyak 80 orang."
"Menjadi ketua di organisasi kemasyarakatan ini, Pertuni bukan kita tunjuk sana tunjuk sini. Tapi disini sebagai ketua, bahkan menjadi aktif melayani teman-teman Pertuni untuk meng-cover semua keinginan dari anggota Pertuni itu sendiri," ujarnya.
Dirinya berharap agar anggota Pertuni ini lebih baik kehidupan nya kedepan, lebih maju dan memiliki skill unggulan masing-masing.
"Karena kekurangan tidak boleh ditonjolkan, tetapi kelebihan dan kemampuan yang harus ditonjolkan kepada masyarakat Kota Cilegon bahkan Indonesia," tuturnya.
Sementara Wahyu sebagai relawan yang sejak tahun 1998 sudah hijrah untuk membantu para Disabilitas dan bergabung di Pertuni sejak 2014 ini dengan setia mendampingi para disabilitas bukan hanya netra tetapi keseluruhan.
Saat ditanya suka dukanya selama menjadi relawan, dirinya mengatakan, sebenarnya ini lebih ke masalah hati, karena ini panggilan hati, lebih kaya ke panggilan jiwanya.
"Karena memang prinsip saya adalah bukan seberapa besar atau nilai yang kita berikan kepada teman-teman disabilitas, tapi seberapa peran kita, arti kita ketika terjun diantara mereka seperti itu,
Kalau dibilang kesulitan sebenarnya itu bisa kita kesampingkan, karena kita harus memahami dulu kondisi mereka kebutuhannya apa, disitulah kita bisa setidaknya bisa bersinergi, kita bisa tau sebelum mereka minta kita tau, oh ini kebutuhannya seperti itu,
Kesulitan itu adanya ketika kita menganggap itu sulit, ketika kita hadapi saat itu ada jalannya, strategi, teknik-tekniknya, mungkin kesulitan apapun bisa kita hadapi, selalu ada solusi," ujarnya.
Dirinya mengucapkan dirgahayu kepada Pertuni, selamat ulang tahun selamat milad.
"Semoga keberadaaan disabilitas ini bisa diterima di tengah masyarakat, keberadaan mereka inilah yang harus kita munculkan, karena dibalik keterbatasan mereka, mereka memiliki kemampuan yang tidak dimiliki oleh orang normal. Jadi jangan memandang mereka sebelah mata," pungkasnya. [Kiky]


Komentar Via Facebook :