Tolak Fattah Jasin Sebagai Wakil Bupati Pamekasan, Mabes NGO Unjuk Rasa di Kantor Pemkab Pamekasan
CYBER88 | Pamekasan - Ribuan orang pengunjuk rasa menolak Fattah Jasin sebagai bakal calon Wakil Bupati Pamekasan, Senin (31/1/2022).
Sementara yang masuk daftar calon Pengganti Antar Waktu (PAW) wakil bupati Pamekasan ada dua, antara lain Fatah Yasin mantan ASN provinsi Jatim dan Agus Mulyadi mantan kepala dinas perizinan kabupaten Pamekasan.
Dua nama diatas tersebut sudah disepakati partai koalisi pasangan berbaur yang terdiri dari PKB, PAN, PKS dan Gerindra.
Abdus Salam Marhaen dalam orasinya, “Innalillahi Wainnailaihi Rojiun” telah mati hati nurani serta kecerdasan Bupati Pamekasan dan 45 Ekor Anggota Dewan dalam memilih calon Wabub import seperti Fattah Jasin yang diduga tersandung kasus korupsi.
Bupati dan DPRD diduga telah melacurkan dirinya hanya demi kepentingan uang dan mahar rekomendasi dari partai pengusung berbaur," ungkap Abdus Marhaen Salam dalam orasinya.
"Terkutuklah kalian wahai Bupati dan DPRD karena kalian telah mengkhianati Alm Wabub (Rojei), karena kalian telah abai dan tidak bisa menjaga Marwah orang Pamekasan.
Sementara korlap aksi lainnya Ach Sujei menyampaikan bahwasanya Fattah Jasin terindikasi tersandung kasus korupsi di Tulung Angung.
Tapi kenapa Bupati masih mengusulkan calon Wabub import apakah di Pamekasan tidak ada yang layak untuk diusulkan menjadi calon Wabub?!
Jangan jadikan Pamekasan menjadi tempat pembuangan produk politisi Gagal?," Tanya ach Sujei dalam orasinya.
Kami atas nama Markas Besar Lintas LSM Kab Pamekasan (MABES NGO) menuntut kepada panitia pemilihan cabut dan batalkan calon wabub Fattah Jasin
Sementara ketua DPRD Farhorrahman menyampaikan dihadapan para demonstran bahwasanya semua masih menunggu hasil ferivikasi faktual.
"Jadi itu yang perlu kami sampaikan kepada adik adik sekalian," tutupnya. (*Muslim)


Komentar Via Facebook :