4 Kelompok Motor Dukung Polisi Tegakan Hukum pada Genk Motor yang Kerap Melakukan Kejahatan di Jalan

4 Kelompok Motor Dukung Polisi Tegakan Hukum pada Genk Motor yang Kerap Melakukan Kejahatan di Jalan

CYBER88 | Bandung -- Kelompok 4 Pilar Motor yang berubah menjadi Organisasi yang berbadan hukum menyatakan sikap mendukung pihak Kepolisian dalam memberantas dan menindak Gank Motor yang sangat meresahkan di wilayah Jawa Barat.

Kegiatan yang dilaksanakan di Monumen Perjuangan Rakyat (Monju) Jl. Dipati Ukur No.48, Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Sabtu (28/5), dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamneg Dit Intelkam Polda Jabar AKBP Robi Yanuar Soetjipto.

Hadir pada kegiatan tersebut Ketua DPP Moonraker Indonesia Sdr.Panjdie Sindu Brata Als Ajie, Ketua DPP LSM GBR (Garda Bangsa Reformasi) Stefanus Gultom Als Deon, Ketua Dewan Pendiri Ormas Brigez Rahmat dan Sekertaris Umum DPP Indonesia XTC Hendra Permana.

Kasubdit Kamneg Dit Intelkam Polda Jabar menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai upaya dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di Wilayah Jawa Barat.

"Di harapkan kegiatan Deklarasi ini menciptakam  dampak yang baik untuk menjaga kondusifitas di daerah - daerah Wilatah hukum Jawa barat dan agar dapat  menekan aksi kriminal jalanan yang meresahkan warga." ujarnya.

Adapun isi Deklarasi Bersama yaitu : 

Kami Empat Pilar XTC, GBR, BRIGEZ dan  MOONRAKER JAWA BARAT, menyatakan : 

1. Siap mendukung membantu Kepolisian memberantas kejahatan jalanan berandalan bermotor. 

2. Mengecam dan menolak aksi - aksi kelompok  berandalan bermotor untuk menjaga Kamtibmas di Jawa Barat. 

3. Siap menciptakan keamanan dan ketertiban  masyarakat di jalan raya. 

Dalam kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 orang gabungan dari empat kelompok bermotor XTC, GBR, BRIGEZ dan MOONRAKER.

Sementara ditempat terpisah Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo mengatakan, bahwa pada prinsipnya deklarasi ini bukanlah geng motor, tapi merupakan organisasi kemasyarakatan.

"Kegiatan Deklarasi Damai kelompok motor ini merupakan langkah dan upaya Polda Jabar dalam menciptakan keamanan serta kondusifitas di wilayah Jawa Barat." tutup Ibrahim Tompo.

Komentar Via Facebook :