Kapolsek Cijeruk-Cigombong Bersama Tim Terpadu Gelar Operasi Pasar
CYBER88 | Bogor -- Guna menjamin ketersediaan dan harga minyak goreng (Migor) sesuai instruksi Presiden, Kapolsek Cijeruk-Cigombong bersama tim terpadu gelar operasi pasar di Pasar Cigombong; Senin (30/5)
Kapolsek bersama tim terpadu Polsek Cijeruk-Cigombong, Koramil 06212 dan Pol PP lakukan operasi pasar dengan mendatangi toko-toko yang menjual Migor untuk mengecek ketersediaan dan harga jual yang ada di Pasar Cigombong.
Dalam operasi pasar tersebut Kapolsek menyampaikan dan mengingatkan kepada penjual migor curah subsidi untuk menjual sesuai dengan ketentuan dari pemerintah, yakni perkilo Rp.14.000 dan pedagang bisa menjual dengan harga Rp.15.000 perliter.
AKP Sumijo Kapolsek Cijeruk-Cigombong mengatakan, Hari ini tim terpadu Polsek, Koramil dan Pol PP melaksanakan pengecekan kesediaan minyak goreng curah bersubsidi dan pengecekan harga jualnya.
"Jadi ini Kami sidak kepada para pedagang Migor dan mereka masih menjual diharga 16, 17 ribu perliter. Kendalanya mereka tidak tahu, makanya kami menyarankan dan menghimbau agar mereka mengambil langsung ke distributor dan jangan mengambil ke seseorang," ujarnya.
Masih menurut Sumijo, jadi tadi kita sudah bersepakat bahwa mereka akan menjual dengan harga 15 ribu perliter, harga eceran tertinggi 14 ribu, jadi mereka menjual 15 ribu.
Sumijo berharap, Mudah-mudahan para pedagang migor disini patuh pada aturan pemerintah bahwa migor dijual dengan harga yang sudah ditentukan maksimal 15 ribu.
"Agar kedepan migor bisa didapat oleh masyarakat dengan harga murah, bagi pedagang yang masih menjual harga Migor diatas ketentuan yang sudah ditentukan pemerintah nantinya akan bisa kena sanksi," tegasnya
H. Abdulloh sebagai pedagang migor mengatakan, dengan adanya operasi pasar yang dilakukan oleh polsek bersama tim terpadu ini merasa dibantu juga, soalnya harga minyak di lapangan tidak sesuai dengan aturan pemerintah.
"Mudah-mudahan dengan adanya Polsek dan tim terpadun turun ke lapangan, harga migor bisa stabil seperti semula," harapnya.
Dirinya menambahkan, Karena dari distributor harganya juga tidak stabil untuk saat ini.
"Dari distributor harganya 14,5 ribu perkilo, kalau untuk dijual lagi di lapangan dengan harga 15 atau 15,5 ribu kita juga kan ikuti dari distributor, kalau dari distributornya murah ya kita juga jualnya murah lagi," pungkasnya. [apip]


Komentar Via Facebook :